Bagi pengelola website yang menggunakan CMS WordPress, melakukan pengecekan dan pembaruan (update) secara rutin minimal satu minggu sekali adalah hal yang wajib dilakukan [00:24]. Karena WordPress bersifat open source, sistem ini sering menjadi target peretas. Celah keamanan biasanya disusupkan pada versi WordPress, plugin, maupun tema yang sudah usang [00:44]. Oleh karena itu, developer terus merilis pembaruan untuk menutupi celah kerentanan tersebut [01:05].
Berikut adalah panduan aman untuk melakukan pembaruan pada website WordPress Anda:
-
Akses Menu Pembaruan (Update): Setelah berhasil login ke dashboard website, masuklah ke menu Update [02:01]. Halaman ini akan merangkum semua komponen yang membutuhkan pembaruan, mulai dari inti sistem WordPress, plugin, hingga tema [02:26]. Jika Anda tidak memiliki akses login, Anda dapat mengajukannya melalui sistem ticketing dukungan IT Anda [01:37].
-
Memperbarui Versi WordPress: Jika ada versi terbaru dari WordPress, akan muncul tombol tindakan berwarna biru untuk melakukan update. Anda cukup mengkliknya untuk mulai memperbarui sistem [02:44].
-
Cara Aman Memperbarui Plugin: Jika jumlah plugin yang harus diperbarui hanya sedikit (misalnya 4 buah), Anda bisa langsung menekan tombol Update Plugins dari halaman rangkuman [03:17]. Namun, jika terdapat puluhan plugin (misalnya lebih dari 20), jangan memperbaruinya secara serentak karena berisiko menyebabkan kegagalan sistem atau error pada website [03:30]. Solusi yang lebih aman adalah masuk ke menu Plugins > Installed Plugins [04:12]. Lakukan pembaruan secara bertahap atau satu per satu [04:46]. Selain itu, pastikan lisensi plugin berbayar Anda tidak kedaluwarsa agar tetap mendapat akses update keamanan [05:51]. Plugin usang yang tidak pernah diperbarui sering kali menjadi pintu masuk bagi malware seperti slot gacor [06:19].
-
Memperbarui dan Membersihkan Tema: Untuk memperbarui tema, Anda bisa masuk ke menu Appearance > Themes [06:26]. Hal yang paling penting di sini adalah kebersihan sistem. Sangat disarankan untuk menghapus tema-tema yang tidak lagi dipakai [06:49]. Anda cukup mempertahankan satu tema utama yang aktif dan mungkin satu tema cadangan, karena tema yang menumpuk dan tidak diperbarui juga bisa menjadi ancaman keamanan [06:59].
Sebagai pengelola website, jangan biarkan situs Anda hanya terlihat bagus dari luarnya saja tetapi rentan secara internal. Lakukan pengecekan rutin agar performa dan keamanan website Anda tetap terjaga [07:47].