Apakah Anda seorang pemilik website di Indonesia? Pernahkah Anda khawatir website Anda disusupi oleh skrip berbahaya, seperti iklan judi online atau “slot gacor”? [00:16] Tanpa disadari, halaman-halaman ini bisa terindeks oleh Google dan merusak reputasi domain Anda.
Untungnya, ada cara mudah untuk melakukan pengecekan awal menggunakan fitur Google sendiri. Teknik ini disebut Google Dorking [00:39].
Artikel ini akan membahas apa itu Google Dorking dan bagaimana Anda bisa menggunakannya untuk mengamankan website Anda, berdasarkan panduan dari video Cara Cek Website Apakah sudah Disusupi Slot.
Memahami Google Dorking (atau Google Doring)
Sederhananya, Google Dorking adalah teknik pencarian Google yang lebih canggih daripada mengetik kata kunci biasa [00:50]. Dengan menggunakan “operator” atau perintah khusus, Anda bisa memfilter hasil pencarian untuk menemukan informasi yang sangat spesifik, termasuk celah keamanan atau halaman tersembunyi di sebuah website.
Cara Menggunakan Google Dorking untuk Cek Malware
Metode ini sangat berguna untuk pemilik website yang ingin memverifikasi apakah situs mereka telah disusupi oleh peretas yang menyisipkan kata kunci negatif.
1. Cek Seluruh Halaman Website Anda
Langkah pertama adalah melihat semua halaman dari domain Anda yang telah terindeks oleh Google. Gunakan perintah site: di kolom pencarian Google.
- Perintah:
site:domainanda.com - Contoh:
site:telkomuniversity.ac.id[01:09]
Perintah ini akan menampilkan semua URL dari domain tersebut yang diketahui oleh Google [01:28].
2. Cari Keyword Negatif di Domain Anda
Ini adalah langkah terpenting. Setelah menggunakan perintah site:, tambahkan spasi lalu ikuti dengan kata kunci yang Anda curigai.
- Perintah:
site:domainanda.com [keyword] - Contoh:
site:telkomuniversity.ac.id gacor[01:56]
Jika hasil pencarian muncul, itu berarti Google telah mengindeks halaman di website Anda yang berisi kata “gacor”. Ini adalah indikasi kuat bahwa website Anda telah disusupi, karena kata kunci tersebut tidak Anda inginkan [02:14].
Anda bisa mengganti “gacor” dengan kata kunci mencurigakan lainnya, seperti:
- Slot
- Maxwin
- Bahasa Jepang atau Cina (jika Anda tidak pernah memposting konten dalam bahasa tersebut) [04:06]
3. Cek Melalui Google Images
Peretas seringkali juga menyisipkan gambar-gambar berbahaya. Anda bisa melakukan pencarian serupa di Google Images [04:23]. Jika Anda menemukan gambar-gambar aneh yang terindeks dari situs Anda, itu juga merupakan pertanda adanya skrip berbahaya.
Mengapa Ini Penting untuk Keamanan Website di Indonesia?
Di Indonesia, kasus peretasan website dengan sisipan konten judi online sangat marak. Dampak dari sisipan ini sangat serius:
- Merusak Reputasi: Domain Anda akan dianggap sebagai situs spam atau berbahaya [02:14].
- Menurunkan Peringkat SEO: Google akan menurunkan peringkat website Anda karena mendeteksi konten berkualitas rendah atau berbahaya.
- Suspensi: Dalam kasus yang parah, domain Anda bisa di-suspend atau diblokir oleh Google [05:13].
Kesimpulan
Google Dorking adalah langkah pertahanan pertama yang cepat dan mudah bagi pemilik website. Dengan melakukan pengecekan rutin, idealnya setiap hari, Anda bisa segera mendeteksi jika ada aktivitas mencurigakan di situs Anda [05:02].
Jika Anda menemukan halaman aneh menggunakan metode ini, segera hubungi pengembang web Anda atau tim keamanan siber untuk melakukan pembersihan malware secepatnya [03:35].
Untuk tutorial visual lengkap tentang cara melakukan pengecekan ini, Anda bisa menonton video dari Direktorat PUTI Telkom University di sini: https://youtu.be/5LY90iH9slA








![Apakah Anda merasa website atau blog Anda terasa lambat saat diakses? Salah satu penyebab utama kecepatan loading website yang rendah adalah ukuran file gambar yang terlalu besar. Banyak pemilik website menginginkan visual yang tajam dan jernih, namun sering kali melupakan dampak negatif dari file gambar berukuran megabyte (MB) terhadap performa situs. Dalam artikel ini, kita akan membahas mengapa optimasi gambar itu penting dan bagaimana cara mengompres ukuran gambar tanpa mengurangi kualitasnya secara signifikan. Mengapa Ukuran Gambar Sangat Penting bagi Website? Bayangkan browser Anda adalah seorang pelanggan di sebuah kafe. Jika Anda memesan segelas air mineral (gambar ukuran kecil), pelayan akan membawakannya dengan cepat [01:08]. Namun, jika Anda memesan satu galon air (gambar ukuran besar), pelayan akan membutuhkan waktu lebih lama untuk mengantarkannya ke meja Anda [01:27]. Analogi ini menjelaskan bahwa semakin besar ukuran file gambar, semakin berat beban browser untuk memuat halaman website Anda. Hal ini dapat menyebabkan pengunjung meninggalkan situs Anda karena tidak sabar menunggu. Tutorial Cara Kompres Gambar secara Online Anda tidak memerlukan software desain yang rumit untuk mengecilkan ukuran gambar. Anda bisa menggunakan berbagai tools gratis yang tersedia di internet. Berikut langkah-langkahnya: Cari Alat Kompresi di Google: Masukkan kata kunci seperti "image compress" di mesin pencari [01:47]. Anda akan menemukan banyak pilihan situs web yang bisa mengompres format JPG, PNG, hingga SVG. Upload Gambar: Pilih gambar yang ingin dikompres. Sebagai contoh, sebuah gambar berukuran 2,33 MB dapat dikompres secara signifikan [02:18]. Proses Kompresi: Setelah diunggah, alat tersebut akan bekerja otomatis. Dalam simulasi video, gambar 2 MB berhasil menyusut hingga 720 KB saja [02:51]. Cek Kualitas Gambar: Meskipun ukurannya berkurang drastis, kualitas visualnya sering kali tetap terjaga. Anda tetap bisa mendapatkan gambar yang jernih dan tajam saat di-zoom [03:24]. Lakukan Kompresi Berulang (Opsional): Jika ukuran masih dirasa besar, Anda bisa mencoba mengompresnya kembali. Namun, perlu diingat bahwa penurunan ukuran pada kompresi kedua biasanya tidak akan sedrastis yang pertama [04:48]. Berapa Ukuran Ideal Gambar untuk Website? Banyak ahli SEO dan Google menyarankan agar ukuran gambar berada di bawah 200 KB [05:46]. Namun, Anda tidak harus terpaku secara kaku pada angka tersebut. Tips Praktis: Selama hasil kompresi tidak membuat gambar terlihat pecah-pecah (pixelated), Anda bisa terus mengompresnya [06:03]. Jika sudah mencapai titik di mana kualitas mulai menurun drastis, berhentilah di ukuran tersebut. Jangan memaksakan ukuran kecil jika harus mengorbankan estetika website Anda [06:30]. Kesimpulan Optimasi gambar adalah langkah sederhana namun krusial dalam SEO teknis. Dengan mengecilkan ukuran file gambar, website Anda akan menjadi lebih ringan, akses pengunjung menjadi lebih cepat, dan peringkat Anda di mesin pencari berpotensi meningkat. Segera cek website Anda, unduh gambar-gambar yang terlalu besar, kompres, dan upload kembali untuk performa yang lebih maksimal! [06:57]](https://it.telkomuniversity.ac.id/wp-content/uploads/2025/12/Screenshot_52-255x255.png)