Dengan mengetahui bagaimana Cara Memasang Backlink iframe di Website harapannya ini dapat meningkatkan pertumbuhan backlink ke website Anda. Pertumbuhan backlink iframe berpengaruh pada peningkatakan Page Rank situs dan Authority suatu website.
Apa Itu Backlink Iframe?
Backlink iframe adalah link yang diembedkan ke dalam situs web dengan menggunakan elemen HTML <iframe>. Iframe berfungsi untuk menampilkan halaman web lain di dalam halaman situs Anda. Namun, penting untuk dicatat bahwa memasang backlink mungkin tidak memiliki kualitas yang lebih baik dari kontekstual backlink. Meski begitu, metode ini idapat dijadikan sebagai salah satu metode SEO yang dapat di coba.
Langkah-langkah Memasang Backlink Iframe:
- Siapkan URL Tautan yang Ingin Anda Tambahkan Tentukan halaman atau situs web yang ingin Anda tampilkan dalam iframe. Sebagai contoh, jika Anda ingin menautkan ke halaman eksternal, pastikan URL situs tersebut berfungsi dan aman.
- Gunakan Tag
<iframe>Gunakan tag HTML<iframe>untuk memasukkan URL tersebut ke dalam halaman web Anda. Pasang Kode iframe dari website berikut
https://hilfan.staff.telkomuniversity.ac.id/script-untuk-menampilkan-halaman-website-lain/#4-html-3-iframe-di-blogspot - Letakkan Kode Iframe di Tempat yang Tepat di Halaman Anda Pastikan untuk meletakkan kode iframe di tempat di Konten atau Header suatu website
- Sesuaikan Ukuran Iframe Anda dapat menyesuaikan ukuran iframe dengan mengubah nilai width dan height. Pastikan ukuran iframe tidak terlalu besar atau kecil agar tampilan halaman tetap responsif dan terlihat profesional.
- Cek Tampilan dan Fungsi Iframe Setelah memasang kode iframe, pastikan Anda memeriksa tampilan dan fungsinya. Buka halaman Anda dan lihat apakah tautan iframe bekerja dengan baik. Pastikan konten yang ditampilkan dari situs eksternal muncul tanpa masalah.
Baca Juga : Cara Membuat Backlink Gambar
Contoh Penggunaan Backlink Iframe:
Misalkan Anda ingin menampilkan halaman web dari suatu sumber eksternal, berikut adalah contohnya:
https://forkom2398.blogspot.com/p/e-learning-gratis-ocw-telkom-university.html
https://www.ikara.or.id/p/e-learning-gratis-ocw-telkom-university.html?m=1
https://eb.msp.web.id/2024/11/e-learning-gratis-ocw-telkom-university.html
https://al-quran-digitalonline.blogspot.com/p/e-learning-gratis-ocw-telkom-university.html
https://www.kuningmas.id/p/e-learning-gratis-ocw-telkom-university.html
Catatan Penting:
- Nilai SEO: Backlink yang ditanamkan melalui iframe biasanya tidak memberikan nilai SEO penuh. Mesin pencari cenderung memberikan lebih banyak nilai pada backlink biasa (tautan dengan tag
<a>). Jika tujuan Anda adalah SEO, lebih baik gunakan backlink standar dengan tag<a>. - Izin Konten: Pastikan Anda memiliki izin untuk menampilkan konten dari situs web lain di situs Anda menggunakan iframe. Beberapa situs web memblokir tampilan melalui iframe untuk melindungi konten mereka.
- Penggunaan yang Tepat: Iframe biasanya lebih banyak digunakan untuk menampilkan konten interaktif seperti video, dokumen, atau elemen tertentu dari situs eksternal, bukan untuk sekadar backlink. Untuk strategi SEO yang optimal, pertimbangkan penggunaan backlink teks biasa.
Dengan demikian, iframe lebih cocok digunakan untuk menampilkan konten dari sumber eksternal secara visual daripada untuk membangun tautan balik (backlink) yang efektif dari perspektif SEO







![Apakah Anda merasa website atau blog Anda terasa lambat saat diakses? Salah satu penyebab utama kecepatan loading website yang rendah adalah ukuran file gambar yang terlalu besar. Banyak pemilik website menginginkan visual yang tajam dan jernih, namun sering kali melupakan dampak negatif dari file gambar berukuran megabyte (MB) terhadap performa situs. Dalam artikel ini, kita akan membahas mengapa optimasi gambar itu penting dan bagaimana cara mengompres ukuran gambar tanpa mengurangi kualitasnya secara signifikan. Mengapa Ukuran Gambar Sangat Penting bagi Website? Bayangkan browser Anda adalah seorang pelanggan di sebuah kafe. Jika Anda memesan segelas air mineral (gambar ukuran kecil), pelayan akan membawakannya dengan cepat [01:08]. Namun, jika Anda memesan satu galon air (gambar ukuran besar), pelayan akan membutuhkan waktu lebih lama untuk mengantarkannya ke meja Anda [01:27]. Analogi ini menjelaskan bahwa semakin besar ukuran file gambar, semakin berat beban browser untuk memuat halaman website Anda. Hal ini dapat menyebabkan pengunjung meninggalkan situs Anda karena tidak sabar menunggu. Tutorial Cara Kompres Gambar secara Online Anda tidak memerlukan software desain yang rumit untuk mengecilkan ukuran gambar. Anda bisa menggunakan berbagai tools gratis yang tersedia di internet. Berikut langkah-langkahnya: Cari Alat Kompresi di Google: Masukkan kata kunci seperti "image compress" di mesin pencari [01:47]. Anda akan menemukan banyak pilihan situs web yang bisa mengompres format JPG, PNG, hingga SVG. Upload Gambar: Pilih gambar yang ingin dikompres. Sebagai contoh, sebuah gambar berukuran 2,33 MB dapat dikompres secara signifikan [02:18]. Proses Kompresi: Setelah diunggah, alat tersebut akan bekerja otomatis. Dalam simulasi video, gambar 2 MB berhasil menyusut hingga 720 KB saja [02:51]. Cek Kualitas Gambar: Meskipun ukurannya berkurang drastis, kualitas visualnya sering kali tetap terjaga. Anda tetap bisa mendapatkan gambar yang jernih dan tajam saat di-zoom [03:24]. Lakukan Kompresi Berulang (Opsional): Jika ukuran masih dirasa besar, Anda bisa mencoba mengompresnya kembali. Namun, perlu diingat bahwa penurunan ukuran pada kompresi kedua biasanya tidak akan sedrastis yang pertama [04:48]. Berapa Ukuran Ideal Gambar untuk Website? Banyak ahli SEO dan Google menyarankan agar ukuran gambar berada di bawah 200 KB [05:46]. Namun, Anda tidak harus terpaku secara kaku pada angka tersebut. Tips Praktis: Selama hasil kompresi tidak membuat gambar terlihat pecah-pecah (pixelated), Anda bisa terus mengompresnya [06:03]. Jika sudah mencapai titik di mana kualitas mulai menurun drastis, berhentilah di ukuran tersebut. Jangan memaksakan ukuran kecil jika harus mengorbankan estetika website Anda [06:30]. Kesimpulan Optimasi gambar adalah langkah sederhana namun krusial dalam SEO teknis. Dengan mengecilkan ukuran file gambar, website Anda akan menjadi lebih ringan, akses pengunjung menjadi lebih cepat, dan peringkat Anda di mesin pencari berpotensi meningkat. Segera cek website Anda, unduh gambar-gambar yang terlalu besar, kompres, dan upload kembali untuk performa yang lebih maksimal! [06:57]](https://it.telkomuniversity.ac.id/wp-content/uploads/2025/12/Screenshot_52-255x255.png)
Ketemu artikel ini dari Google, SEO-nya mantap