Ketahui bagaimana langkah-langkah cara upload konten di wordpress untuk meningkatkan visibilitas website UKM Telkom University
WordPress adalah salah satu platform paling populer untuk membuat dan mengelola situs web. Kemudahan penggunaannya menjadikannya pilihan utama bagi banyak orang, baik untuk blog pribadi maupun situs bisnis. Pada artikel ini, kami akan membahas cara upload konten di WordPress dengan langkah-langkah yang mudah diikuti.
Klik Gambar atau Link berikut untuk untuk melihat Video Tutorial Cara Upload Konten di WordPress

Langkah-Langkah Upload Konten di WordPress
Login ke Dashboard WordPress
Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah login ke dashboard WordPress Anda. Masukkan username dan password SSO
Membuat Post Baru
Setelah login, Anda akan diarahkan ke dashboard WordPress. Di sini, Anda dapat melihat berbagai menu di sisi kiri. Untuk membuat post baru, ikuti langkah-langkah berikut:
Klik ‘Posts’
Di menu sebelah kiri, klik pada ‘Posts’. Ini akan membawa Anda ke halaman yang menampilkan semua post yang telah Anda buat.
Klik ‘Add New’
Di bagian atas halaman ‘Posts’, Anda akan melihat tombol ‘Add New’. Klik tombol ini untuk membuat post baru.
Menulis Konten di Web UKM Telkom University
Sekarang Anda berada di halaman editor post. Di sini, Anda dapat menulis judul dan konten post Anda.
Menulis Judul Post
Di bagian atas halaman editor, ada kotak berlabel ‘Add Title’. Masukkan judul post Anda di sini.
Menulis Isi Post
Di bawah kotak judul, Anda akan menemukan area untuk menulis isi post Anda. WordPress menggunakan editor blok yang memungkinkan Anda untuk menambahkan berbagai elemen seperti teks, gambar, video, dan lain-lain.
Menambahkan Media ke Post
Untuk membuat post Anda lebih menarik, Anda bisa menambahkan media seperti gambar dan video.
Menambahkan Gambar
Untuk menambahkan gambar, klik ikon ‘Add Media’ yang terletak di atas area konten. Pilih gambar yang ingin Anda tambahkan dari komputer Anda atau dari pustaka media WordPress. Isi bagian ALT TEXT
Mengatur Kategori dan Tag
Sebelum mempublikasikan post, pastikan Anda telah mengatur kategori dan tag yang sesuai.
Menambahkan Kategori
Di sisi kanan halaman editor, Anda akan melihat kotak ‘Categories’. Klik ‘Add New Category’ untuk menambahkan kategori baru atau pilih dari daftar kategori yang sudah ada.
Menambahkan Tag
Di bawah kotak ‘Categories’, ada kotak ‘Tags’. Masukkan tag yang relevan untuk membantu pembaca menemukan post Anda lebih mudah.
Meninjau Post
Sebelum mempublikasikan, tinjau kembali post Anda untuk memastikan tidak ada kesalahan.
Pratinjau Post
Untuk melihat bagaimana post Anda akan terlihat setelah dipublikasikan, klik tombol ‘Preview’ di bagian atas halaman editor.
Mempublikasikan Post
Setelah Anda yakin dengan konten post Anda, saatnya untuk mempublikasikannya.
Klik ‘Publish’
Di bagian atas halaman editor, Anda akan melihat tombol ‘Publish’. Klik tombol ini untuk mempublikasikan post Anda.
Kesimpulan
Mengupload konten di WordPress sangatlah mudah dan cepat jika Anda mengikuti langkah-langkah yang telah dijelaskan di atas. Dari login ke dashboard hingga mempublikasikan post, setiap langkah dirancang untuk memastikan Anda dapat membuat konten berkualitas dengan efisien. Semoga panduan ini membantu Anda dalam mengelola situs WordPress Anda.








![Apakah Anda merasa website atau blog Anda terasa lambat saat diakses? Salah satu penyebab utama kecepatan loading website yang rendah adalah ukuran file gambar yang terlalu besar. Banyak pemilik website menginginkan visual yang tajam dan jernih, namun sering kali melupakan dampak negatif dari file gambar berukuran megabyte (MB) terhadap performa situs. Dalam artikel ini, kita akan membahas mengapa optimasi gambar itu penting dan bagaimana cara mengompres ukuran gambar tanpa mengurangi kualitasnya secara signifikan. Mengapa Ukuran Gambar Sangat Penting bagi Website? Bayangkan browser Anda adalah seorang pelanggan di sebuah kafe. Jika Anda memesan segelas air mineral (gambar ukuran kecil), pelayan akan membawakannya dengan cepat [01:08]. Namun, jika Anda memesan satu galon air (gambar ukuran besar), pelayan akan membutuhkan waktu lebih lama untuk mengantarkannya ke meja Anda [01:27]. Analogi ini menjelaskan bahwa semakin besar ukuran file gambar, semakin berat beban browser untuk memuat halaman website Anda. Hal ini dapat menyebabkan pengunjung meninggalkan situs Anda karena tidak sabar menunggu. Tutorial Cara Kompres Gambar secara Online Anda tidak memerlukan software desain yang rumit untuk mengecilkan ukuran gambar. Anda bisa menggunakan berbagai tools gratis yang tersedia di internet. Berikut langkah-langkahnya: Cari Alat Kompresi di Google: Masukkan kata kunci seperti "image compress" di mesin pencari [01:47]. Anda akan menemukan banyak pilihan situs web yang bisa mengompres format JPG, PNG, hingga SVG. Upload Gambar: Pilih gambar yang ingin dikompres. Sebagai contoh, sebuah gambar berukuran 2,33 MB dapat dikompres secara signifikan [02:18]. Proses Kompresi: Setelah diunggah, alat tersebut akan bekerja otomatis. Dalam simulasi video, gambar 2 MB berhasil menyusut hingga 720 KB saja [02:51]. Cek Kualitas Gambar: Meskipun ukurannya berkurang drastis, kualitas visualnya sering kali tetap terjaga. Anda tetap bisa mendapatkan gambar yang jernih dan tajam saat di-zoom [03:24]. Lakukan Kompresi Berulang (Opsional): Jika ukuran masih dirasa besar, Anda bisa mencoba mengompresnya kembali. Namun, perlu diingat bahwa penurunan ukuran pada kompresi kedua biasanya tidak akan sedrastis yang pertama [04:48]. Berapa Ukuran Ideal Gambar untuk Website? Banyak ahli SEO dan Google menyarankan agar ukuran gambar berada di bawah 200 KB [05:46]. Namun, Anda tidak harus terpaku secara kaku pada angka tersebut. Tips Praktis: Selama hasil kompresi tidak membuat gambar terlihat pecah-pecah (pixelated), Anda bisa terus mengompresnya [06:03]. Jika sudah mencapai titik di mana kualitas mulai menurun drastis, berhentilah di ukuran tersebut. Jangan memaksakan ukuran kecil jika harus mengorbankan estetika website Anda [06:30]. Kesimpulan Optimasi gambar adalah langkah sederhana namun krusial dalam SEO teknis. Dengan mengecilkan ukuran file gambar, website Anda akan menjadi lebih ringan, akses pengunjung menjadi lebih cepat, dan peringkat Anda di mesin pencari berpotensi meningkat. Segera cek website Anda, unduh gambar-gambar yang terlalu besar, kompres, dan upload kembali untuk performa yang lebih maksimal! [06:57]](https://it.telkomuniversity.ac.id/wp-content/uploads/2025/12/Screenshot_52-255x255.png)