Microsoft Teams merupakan sebuah platform komunikasi dan kolaborasi terpadu yang menggabungkan fitur percakapan kerja, rapat video, penyimpanan berkas, dan integrasi aplikasi. Salah satu fungsi Microsoft Teams yaitu sebagai platform dimana kita dapat mengadakan rapat video secara online. Untuk join ke sebuah meeting atau rapat online, dapat dilakukan melalui Ms Teams Dekstop maupun versi Browser. Pada panduan kali ini, akan menjelaskan langkah – langkah join meeting atau rapat online melalui Ms Teams versi browser tanpa harus login dan install aplikasi Teams
Join Meeting via Microsoft Teams Web Browser
Untuk join meeting melalui Teams Web Browser, anda tidak perlu melakukan login terlebih dahulu dan bisa langsung join meeting tersebut.
- Untuk bergabung dalam rapat Teams, anda bisa bergabung dengan beberapa cara berikut:
- Jika undangan dikirim ke email, anda bisa memilih klik disini untuk bergabung dalam Rapat. Anda juga bisa menggunakan nomor dial-in dan ID konferensi dari email untuk dihubungi
- Jika undangan dikirim berupa link, anda bisa langsung klik link tersebut
- Setelah memilih cara bergabung dalam rapat Teams, akan muncul halaman berikut pada browser anda. Kemudian pilih Continue on this browser untuk join meeting tanpa harus login dan install aplikasi Ms Teams.

- Izinkan penggunaan Microphone dan Camera pada Ms Teams

- Masukkan nama anda, kemudian atur pengaturan Teams. Apakah anda ingin menyalakan kamera dan mic atau tidak. Setelah itu, anda bisa klik tombol join

- Tergantung pada pengaturan Rapat, Anda akan langsung masuk atau masuk ke lobi Rapat. Jika sudah disetujui, maka Anda akan masuk ke halaman meeting seperti pada gambar berikut.

Demikian panduan langkah – langkah join meeting pada Microsoft Teams versi web browser. Semoga membantu, terima kasih.
Baca Juga: Panduan Membuat Meeting Microsoft Teams via Web Browser








![Apakah Anda merasa website atau blog Anda terasa lambat saat diakses? Salah satu penyebab utama kecepatan loading website yang rendah adalah ukuran file gambar yang terlalu besar. Banyak pemilik website menginginkan visual yang tajam dan jernih, namun sering kali melupakan dampak negatif dari file gambar berukuran megabyte (MB) terhadap performa situs. Dalam artikel ini, kita akan membahas mengapa optimasi gambar itu penting dan bagaimana cara mengompres ukuran gambar tanpa mengurangi kualitasnya secara signifikan. Mengapa Ukuran Gambar Sangat Penting bagi Website? Bayangkan browser Anda adalah seorang pelanggan di sebuah kafe. Jika Anda memesan segelas air mineral (gambar ukuran kecil), pelayan akan membawakannya dengan cepat [01:08]. Namun, jika Anda memesan satu galon air (gambar ukuran besar), pelayan akan membutuhkan waktu lebih lama untuk mengantarkannya ke meja Anda [01:27]. Analogi ini menjelaskan bahwa semakin besar ukuran file gambar, semakin berat beban browser untuk memuat halaman website Anda. Hal ini dapat menyebabkan pengunjung meninggalkan situs Anda karena tidak sabar menunggu. Tutorial Cara Kompres Gambar secara Online Anda tidak memerlukan software desain yang rumit untuk mengecilkan ukuran gambar. Anda bisa menggunakan berbagai tools gratis yang tersedia di internet. Berikut langkah-langkahnya: Cari Alat Kompresi di Google: Masukkan kata kunci seperti "image compress" di mesin pencari [01:47]. Anda akan menemukan banyak pilihan situs web yang bisa mengompres format JPG, PNG, hingga SVG. Upload Gambar: Pilih gambar yang ingin dikompres. Sebagai contoh, sebuah gambar berukuran 2,33 MB dapat dikompres secara signifikan [02:18]. Proses Kompresi: Setelah diunggah, alat tersebut akan bekerja otomatis. Dalam simulasi video, gambar 2 MB berhasil menyusut hingga 720 KB saja [02:51]. Cek Kualitas Gambar: Meskipun ukurannya berkurang drastis, kualitas visualnya sering kali tetap terjaga. Anda tetap bisa mendapatkan gambar yang jernih dan tajam saat di-zoom [03:24]. Lakukan Kompresi Berulang (Opsional): Jika ukuran masih dirasa besar, Anda bisa mencoba mengompresnya kembali. Namun, perlu diingat bahwa penurunan ukuran pada kompresi kedua biasanya tidak akan sedrastis yang pertama [04:48]. Berapa Ukuran Ideal Gambar untuk Website? Banyak ahli SEO dan Google menyarankan agar ukuran gambar berada di bawah 200 KB [05:46]. Namun, Anda tidak harus terpaku secara kaku pada angka tersebut. Tips Praktis: Selama hasil kompresi tidak membuat gambar terlihat pecah-pecah (pixelated), Anda bisa terus mengompresnya [06:03]. Jika sudah mencapai titik di mana kualitas mulai menurun drastis, berhentilah di ukuran tersebut. Jangan memaksakan ukuran kecil jika harus mengorbankan estetika website Anda [06:30]. Kesimpulan Optimasi gambar adalah langkah sederhana namun krusial dalam SEO teknis. Dengan mengecilkan ukuran file gambar, website Anda akan menjadi lebih ringan, akses pengunjung menjadi lebih cepat, dan peringkat Anda di mesin pencari berpotensi meningkat. Segera cek website Anda, unduh gambar-gambar yang terlalu besar, kompres, dan upload kembali untuk performa yang lebih maksimal! [06:57]](https://it.telkomuniversity.ac.id/wp-content/uploads/2025/12/Screenshot_52-255x255.png)