DataCite merupakan sebuah organisasi non-profit internasional yang bertujuan untuk meningkatkan kutipan data jurnal dan juga merupakan tempat pendaftaran DOI (Pengidentifikasi objek digital). Dengan DOI’s dan Metadata akan membuat peneliatan yang dilakukan menjadi lebih terpercaya. Datacite memberikan layanan yang dapat menghubungkan, berbagi, dan melacak penggunaan dari hasil penelitian yang lebih luas.
Berikut beberapa keuntungan yang didapatkan Telkom University ketika berlangganan lisensinya:
- Menjadi anggota International DOI Foundation (IDF) dan Registration Agency (RA) untuk nama DOI
- Menyediakan infrastruktur dan layanan teknis yang berkelanjutan
- Mendefinisikan, mengadopsi, dan mempromosikan metode standar untuk menemukan, mengidentifikasi, dan mengutip data dengan andal
- Mempromosikan inisiatif, pekerjaan, dan layanan Asosiasi
Selain berlangganan lisensi, Telkom University juga merupakan member dari Datacite, berikut beberapa keuntungan menjadi member Datacite:
- Menunjukkan tingkat komitmen yang tinggi terhadap data terbuka dan penelitian terbuka
- Menjadi bagian dari komunitas berbagi data global, belajar, berkolaborasi, dan mengadvokasi dengan jaringan ahli penelitian data terdepan
- Memainkan peran penting dalam memajukan misi berbagi data DataCite
- Menyediakan cara bagi pengguna untuk menetapkan Pengidentifikasi Objek Digital dalam pedoman praktik terbaik
- Sebagai bagian dari struktur tata kelola DataCite dan membentuk anggaran rumah tangga kami, menyetujui struktur biaya kami, dan memenuhi syarat untuk mencalonkan diri sebagai Dewan Eksekutif DataCite
Untuk akun Datacite, memiliki 2 level hirarki dengan fungsi yang berbeda. Berikut penjelasan detail masing – masing level:
- Akun Direct Member: https://support.datacite.org/docs/members
- Membuat dan mengelola repositori
- Mentransfer DOI dan prefiks
- Memasukkan dan memelihara informasi organisasi termasuk kontak.
dan informasi penagihan)
- Akun repositori: https://support.datacite.org/docs/repositories
- Mendaftarkan dan mengelola DOI melalui formulir metadata atau unggahan file metadata
Anda dapat menyimak sesi diskusi mengenai Datacite pada video berikut
Anda juga dapat membaca materi mengenai dasar – dasar dan pengertian lebih dalam mengenai Datacite pada materi berikut:
Diharapkan, dengan berlangganan lisensi Datacite dapat memberikan manfaat baik dalam penelitian di lingkup Dosen, Staff, Mahasiswa di Telkom University. Dengan bergabung menjadi anggota Datacite menjadikan Telkom University menjadi anggota dari Research Data Alliance Initiative (RDA)









![Apakah Anda merasa website atau blog Anda terasa lambat saat diakses? Salah satu penyebab utama kecepatan loading website yang rendah adalah ukuran file gambar yang terlalu besar. Banyak pemilik website menginginkan visual yang tajam dan jernih, namun sering kali melupakan dampak negatif dari file gambar berukuran megabyte (MB) terhadap performa situs. Dalam artikel ini, kita akan membahas mengapa optimasi gambar itu penting dan bagaimana cara mengompres ukuran gambar tanpa mengurangi kualitasnya secara signifikan. Mengapa Ukuran Gambar Sangat Penting bagi Website? Bayangkan browser Anda adalah seorang pelanggan di sebuah kafe. Jika Anda memesan segelas air mineral (gambar ukuran kecil), pelayan akan membawakannya dengan cepat [01:08]. Namun, jika Anda memesan satu galon air (gambar ukuran besar), pelayan akan membutuhkan waktu lebih lama untuk mengantarkannya ke meja Anda [01:27]. Analogi ini menjelaskan bahwa semakin besar ukuran file gambar, semakin berat beban browser untuk memuat halaman website Anda. Hal ini dapat menyebabkan pengunjung meninggalkan situs Anda karena tidak sabar menunggu. Tutorial Cara Kompres Gambar secara Online Anda tidak memerlukan software desain yang rumit untuk mengecilkan ukuran gambar. Anda bisa menggunakan berbagai tools gratis yang tersedia di internet. Berikut langkah-langkahnya: Cari Alat Kompresi di Google: Masukkan kata kunci seperti "image compress" di mesin pencari [01:47]. Anda akan menemukan banyak pilihan situs web yang bisa mengompres format JPG, PNG, hingga SVG. Upload Gambar: Pilih gambar yang ingin dikompres. Sebagai contoh, sebuah gambar berukuran 2,33 MB dapat dikompres secara signifikan [02:18]. Proses Kompresi: Setelah diunggah, alat tersebut akan bekerja otomatis. Dalam simulasi video, gambar 2 MB berhasil menyusut hingga 720 KB saja [02:51]. Cek Kualitas Gambar: Meskipun ukurannya berkurang drastis, kualitas visualnya sering kali tetap terjaga. Anda tetap bisa mendapatkan gambar yang jernih dan tajam saat di-zoom [03:24]. Lakukan Kompresi Berulang (Opsional): Jika ukuran masih dirasa besar, Anda bisa mencoba mengompresnya kembali. Namun, perlu diingat bahwa penurunan ukuran pada kompresi kedua biasanya tidak akan sedrastis yang pertama [04:48]. Berapa Ukuran Ideal Gambar untuk Website? Banyak ahli SEO dan Google menyarankan agar ukuran gambar berada di bawah 200 KB [05:46]. Namun, Anda tidak harus terpaku secara kaku pada angka tersebut. Tips Praktis: Selama hasil kompresi tidak membuat gambar terlihat pecah-pecah (pixelated), Anda bisa terus mengompresnya [06:03]. Jika sudah mencapai titik di mana kualitas mulai menurun drastis, berhentilah di ukuran tersebut. Jangan memaksakan ukuran kecil jika harus mengorbankan estetika website Anda [06:30]. Kesimpulan Optimasi gambar adalah langkah sederhana namun krusial dalam SEO teknis. Dengan mengecilkan ukuran file gambar, website Anda akan menjadi lebih ringan, akses pengunjung menjadi lebih cepat, dan peringkat Anda di mesin pencari berpotensi meningkat. Segera cek website Anda, unduh gambar-gambar yang terlalu besar, kompres, dan upload kembali untuk performa yang lebih maksimal! [06:57]](https://it.telkomuniversity.ac.id/wp-content/uploads/2025/12/Screenshot_52-255x255.png)