Per tahun 2024, Telkom University telah secara resmi berlangganan lisensi Visual Paradigm yang dapat digunakan oleh seluruh Civitas Telkom University. Lisensi Visual Paradigm ini berupa lisensi software yang nantinya dapat diinstall oleh seluruh Civitas dengan memasukkan Code Activate dan juga email domain Telkom University. Untuk penggunaan lisensi Visual Paradigm ini, Code Activate bisa didapatkan melalui website app-pack.telkomuniversity.ac.id. Visual Paradigm ini dapat diinstall untuk Sistem Operasi Windows, Linux, Mac OS Intel dan MChip Series (Apple Silicon).
Instalasi Software Visual Paradigm
Berikut langkah – langkah untuk melakukan instalasi software Visual Paradigm:
Akses website app-pack.telkomuniversity.ac.id lalu cari Visual Paradigm atau akses link berikut https://app-pack.telkomuniversity.ac.id/product/visual-paradigm/
Untuk mendapatkan kode, anda harus klik Add to Cart dengan login terlebih dahulu menggunakan akun SSO domain Tel-U

Ikuti proses checkout hingga anda akan mendapatkan file installer dan juga code activation seperti dibawah ini

Install file installer tersebut sesuai dengan OS yang anda gunakan dan tunggu hingga proses instalasi selesai
Untuk proses instalasi mohon dipastikan komputer/laptop dalam keadaan offline, karena lisensi tidak mencakup versi online
Pada panduan kali ini menggunakan OS Windows

Jika sudah selesai, anda bisa klik Next dan Pilih Accept Agreement


Ikuti langkah selanjutnya hingga muncul opsi Start App



Klik Skip pada Default Configuration

Jika sudah muncul opsi lisensi, pilih Academic License

Masukkan Activation Code lalu pada kolom email masukkan usersameSSO@telkomuniversity.ac.id untuk Dosen/Pegawai dan usersameSSO@student.telkomuniversity.ac.id untuk Mahasiswa. Lalu klik Activate

Cek email anda untuk mendapatkan kode verifikasi, lalu inputkan pada kolom berikut dan klik OK


Akan ada notifikasi bahwa academic lisence is received, maka lisensi anda sudah aktif dan tunggu proses aktivasi hingga selesai

Jika sudah selesai akan muncul pop up berhasil dan klik Star untuk memulai menggunakan aplikasi



Mohon diperhatikan bahwa lisensi ini hanya bisa untuk instalasi software, tidak termasuk lisensi Visual Paradigm Online.
Panduan Pengguna, Tutorial, Free Training dll
Untuk Panduan lainnya maupun Free Training, anda bisa mengakses laman berikut
User’s Guide
https://www.visual-paradigm.com/support/documents/
Tutorial
https://www.visual-paradigm.com/tutorials/
Articles & Guides
https://www.visual-paradigm.com/guide/
https://guides.visual-paradigm.com/
Free online training
https://www.visual-paradigm.com/training/
Knowhow
https://knowhow.visual-paradigm.com/
Youtube Channel
https://www.youtube.com/VisualParadigm
Demikian informasi seputar penggunaan Lisensi Software Visual Paradigm, semoga dapat dimanfaatkan dengan baik oleh Civitas Telkom University.








![Apakah Anda merasa website atau blog Anda terasa lambat saat diakses? Salah satu penyebab utama kecepatan loading website yang rendah adalah ukuran file gambar yang terlalu besar. Banyak pemilik website menginginkan visual yang tajam dan jernih, namun sering kali melupakan dampak negatif dari file gambar berukuran megabyte (MB) terhadap performa situs. Dalam artikel ini, kita akan membahas mengapa optimasi gambar itu penting dan bagaimana cara mengompres ukuran gambar tanpa mengurangi kualitasnya secara signifikan. Mengapa Ukuran Gambar Sangat Penting bagi Website? Bayangkan browser Anda adalah seorang pelanggan di sebuah kafe. Jika Anda memesan segelas air mineral (gambar ukuran kecil), pelayan akan membawakannya dengan cepat [01:08]. Namun, jika Anda memesan satu galon air (gambar ukuran besar), pelayan akan membutuhkan waktu lebih lama untuk mengantarkannya ke meja Anda [01:27]. Analogi ini menjelaskan bahwa semakin besar ukuran file gambar, semakin berat beban browser untuk memuat halaman website Anda. Hal ini dapat menyebabkan pengunjung meninggalkan situs Anda karena tidak sabar menunggu. Tutorial Cara Kompres Gambar secara Online Anda tidak memerlukan software desain yang rumit untuk mengecilkan ukuran gambar. Anda bisa menggunakan berbagai tools gratis yang tersedia di internet. Berikut langkah-langkahnya: Cari Alat Kompresi di Google: Masukkan kata kunci seperti "image compress" di mesin pencari [01:47]. Anda akan menemukan banyak pilihan situs web yang bisa mengompres format JPG, PNG, hingga SVG. Upload Gambar: Pilih gambar yang ingin dikompres. Sebagai contoh, sebuah gambar berukuran 2,33 MB dapat dikompres secara signifikan [02:18]. Proses Kompresi: Setelah diunggah, alat tersebut akan bekerja otomatis. Dalam simulasi video, gambar 2 MB berhasil menyusut hingga 720 KB saja [02:51]. Cek Kualitas Gambar: Meskipun ukurannya berkurang drastis, kualitas visualnya sering kali tetap terjaga. Anda tetap bisa mendapatkan gambar yang jernih dan tajam saat di-zoom [03:24]. Lakukan Kompresi Berulang (Opsional): Jika ukuran masih dirasa besar, Anda bisa mencoba mengompresnya kembali. Namun, perlu diingat bahwa penurunan ukuran pada kompresi kedua biasanya tidak akan sedrastis yang pertama [04:48]. Berapa Ukuran Ideal Gambar untuk Website? Banyak ahli SEO dan Google menyarankan agar ukuran gambar berada di bawah 200 KB [05:46]. Namun, Anda tidak harus terpaku secara kaku pada angka tersebut. Tips Praktis: Selama hasil kompresi tidak membuat gambar terlihat pecah-pecah (pixelated), Anda bisa terus mengompresnya [06:03]. Jika sudah mencapai titik di mana kualitas mulai menurun drastis, berhentilah di ukuran tersebut. Jangan memaksakan ukuran kecil jika harus mengorbankan estetika website Anda [06:30]. Kesimpulan Optimasi gambar adalah langkah sederhana namun krusial dalam SEO teknis. Dengan mengecilkan ukuran file gambar, website Anda akan menjadi lebih ringan, akses pengunjung menjadi lebih cepat, dan peringkat Anda di mesin pencari berpotensi meningkat. Segera cek website Anda, unduh gambar-gambar yang terlalu besar, kompres, dan upload kembali untuk performa yang lebih maksimal! [06:57]](https://it.telkomuniversity.ac.id/wp-content/uploads/2025/12/Screenshot_52-255x255.png)