Teknologi Network Slicing dalam Efisiensi Jaringan Komunikasi

Teknologi Network slicing adalah sebuah terobosan signifikan dalam perkembangan jaringan komputasi dan teknologi NFV. Konsep ini memungkinkan pemisahan jaringan secara logis dari satu infrastruktur fisik, membentuk beberapa jaringan virtual yang dapat beroperasi secara terpisah

Pengertian Network Slicing

    Network slicing adalah konsep kemajuan dalam jaringan komputasi  dan teknologi network function virtualization (NFV) yang memungkinkan pemisahan jaringan logis dari satu jaringan fisik menjadi beberapa jaringan virtual yang terisolasi secara fungsional sehingga dapat menyediakan layanan untuk skenario aplikasi yang berbeda. Dalam network slicing, sumber daya jaringan seperti bandwidth, kapasitas, latency, dan keamanan dapat diatur secara terpisah untuk setiap slice. 

    Network slicing dirancang untuk mendukung kebutuhan yang beragam dari berbagai aplikasi dan layanan yang menggunakan jaringan yang sama. Dalam sebuah jaringan yang di-slice, setiap slice memiliki karakteristik dan kebijakan yang berbeda, sehingga memungkinkan penyesuaian yang lebih baik sesuai dengan kebutuhan aplikasi yang spesifik. 

    Setiap network slice memiliki lingkup dan pengaturan yang terpisah, seperti konfigurasi jaringan, kebijakan akses, tingkat keamanan, dan mekanisme Quality of Service (QoS). Hal ini memungkinkan pengguna untuk mengalokasikan sumber daya jaringan dengan lebih efisien dan memastikan performa yang optimal untuk setiap aplikasi atau layanan yang dijalankan di jaringan tersebut.

    Teknologi Network Slicing
    Teknologi Network Slicing

    Fungsi Network Slicing 

    Fungsi utama dari network slicing adalah untuk memberikan fleksibilitas dan pengelolaan yang lebih baik dalam jaringan komunikasi. Berikut adalah beberapa fungsi penting dari network slicing:

    Isolasi dan Pengaturan Terpisah

    Network slicing memungkinkan pemisahan logis dari satu jaringan fisik menjadi beberapa jaringan virtual yang terisolasi secara fungsional. Setiap slice memiliki lingkup dan pengaturan yang terpisah, termasuk konfigurasi jaringan, kebijakan akses, keamanan, dan mekanisme QoS. Hal ini memungkinkan pengguna untuk mengatur dan mengelola setiap slice secara independen sesuai dengan kebutuhan aplikasi atau layanan yang spesifik.

    Optimalisasi Sumber Daya

    Dengan network slicing, sumber daya jaringan seperti bandwidth, kapasitas, latency, dan keamanan dapat dialokasikan secara efisien dan dioptimalkan untuk setiap slice. Ini memungkinkan penyedia layanan jaringan untuk mengalokasikan sumber daya dengan lebih baik berdasarkan kebutuhan aplikasi atau layanan yang dijalankan di jaringan. Sebagai contoh, slice untuk layanan video streaming dapat diberikan lebih banyak bandwidth untuk menjamin pengalaman pengguna yang lancar.

    Penyesuaian Layanan

    Dengan adanya network slicing, penyedia layanan dapat menyesuaikan layanan mereka sesuai dengan kebutuhan pelanggan. Mereka dapat menawarkan slice khusus dengan karakteristik dan kebijakan yang sesuai, seperti layanan dengan latensi rendah untuk aplikasi real-time, atau layanan dengan keamanan tinggi untuk transaksi keuangan. Hal ini memungkinkan penyedia layanan untuk memberikan pengalaman yang disesuaikan dan meningkatkan kepuasan pelanggan.

    Dukungan untuk Aplikasi yang Beragam

    Network slicing mendukung keberagaman aplikasi dan layanan yang menggunakan jaringan yang sama. Dalam satu jaringan yang di-slice, berbagai jenis aplikasi seperti Internet of Things (IoT), augmented reality (AR), virtual reality (VR), dan layanan kritis seperti kendaraan otonom atau telemedicine dapat berjalan secara efisien dengan memanfaatkan slice yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

    Skalabilitas

    Network slicing juga mendukung skalabilitas yang lebih baik dalam jaringan komunikasi. Dengan memisahkan jaringan menjadi slice yang terpisah, penyedia layanan dapat dengan mudah menambah atau mengurangi kapasitas dan sumber daya pada setiap slice tanpa mempengaruhi slice lainnya. Ini memungkinkan jaringan untuk tumbuh dan beradaptasi dengan kebutuhan yang berubah seiring waktu. 

    Dengan fungsi-fungsi ini, network slicing memberikan fleksibilitas, pengelolaan yang lebih baik, dan efisiensi dalam mengatur jaringan komunikasi untuk mendukung berbagai aplikasi dan layanan yang beragam.

    Kelebihan dan Kekurangan Network Slicing

    Berikut ini merupakan kelebihan dan kekurangan dari Network Slicing

    Kelebihan Network Slicing

    Berikut ini adalah beberapa kelebihan dari Network Slicing

    Fleksibilitas

    Network slicing memungkinkan penyedia layanan untuk membuat slice jaringan yang sesuai dengan kebutuhan spesifik aplikasi atau layanan. Setiap slice dapat dikonfigurasi secara independen dengan kebijakan akses, kualitas layanan, dan tingkat keamanan yang sesuai. Ini memberikan fleksibilitas dalam mengatur dan menyediakan layanan yang disesuaikan dengan persyaratan pengguna.

    Efisiensi Sumber Daya

    Dengan menggunakan network slicing, sumber daya jaringan seperti bandwidth, kapasitas, dan latensi dapat dioptimalkan untuk setiap slice secara individu. Hal ini memungkinkan penggunaan sumber daya yang lebih efisien, sehingga meningkatkan kinerja jaringan secara keseluruhan. Dengan mengalokasikan sumber daya secara dinamis berdasarkan kebutuhan setiap slice, penyedia layanan dapat menghindari pemborosan sumber daya dan memaksimalkan penggunaannya.

    Dukungan untuk Layanan yang Beragam

    Network slicing memungkinkan penyedia layanan untuk menyediakan layanan yang beragam dalam satu infrastruktur jaringan. Dengan menggunakan slice yang terpisah, penyedia layanan dapat menghadirkan layanan dengan karakteristik yang berbeda, seperti layanan broadband, IoT, atau layanan kritis dengan persyaratan latensi rendah. Hal ini memungkinkan jaringan untuk mendukung berbagai jenis aplikasi dan layanan yang memerlukan kualitas jaringan yang berbeda-beda. 

    Kekurangan Network Slicing

    Berikut ini adalah beberapa kekurangan dari Network Slicing

    Kompleksitas Implementasi

    Implementasi network slicing dapat menjadi kompleks, terutama dalam hal pengaturan dan konfigurasi awal. Ini melibatkan pemisahan sumber daya jaringan yang efisien dan pemantauan setiap slice secara independen. Perencanaan yang cermat dan pengetahuan teknis yang mendalam diperlukan untuk mengimplementasikan dan mengelola network slicing dengan benar.

    Keamanan dan Privasi

    Walaupun network slicing menyediakan isolasi fungsional antara slice-slice yang berbeda, masih ada potensi risiko keamanan dan privasi. Serangan terhadap satu slice mungkin dapat memengaruhi slice-slice lainnya atau mengungkapkan informasi sensitif. Oleh karena itu, perlindungan keamanan dan privasi yang kuat harus diterapkan di setiap slice.

    Overhead Pengaturan

    Network slicing memerlukan pengaturan dan konfigurasi yang tepat untuk setiap slice. Hal ini dapat menyebabkan overhead pengaturan yang membutuhkan waktu dan sumber daya tambahan. Pengelolaan dan pemantauan slice-slice yang berbeda juga dapat membutuhkan upaya yang lebih besar dari segi manajemen jaringan. 

    Jenis Jenis Network Slicing

    Berikut adalah beberapa jenis network slicing yang umum digunakan:

    Slicing berdasarkan Layanan (Service-based Slicing)

    Jenis slicing ini berfokus pada pemisahan jaringan berdasarkan jenis layanan yang disediakan. Misalnya, satu slice dapat diperuntukkan bagi layanan video streaming, sedangkan slice lainnya dapat diperuntukkan bagi layanan VoIP. Setiap slice memiliki kebijakan akses dan kualitas layanan yang sesuai dengan kebutuhan layanan tersebut.

    Slicing berdasarkan Pengguna (User-based Slicing)

    Slicing jenis ini mengelompokkan pengguna atau pelanggan jaringan ke dalam slice yang terpisah. Misalnya, slice pertama dapat diperuntukkan bagi pelanggan bisnis, sedangkan slice kedua diperuntukkan bagi pelanggan individu. Dengan demikian, setiap slice dapat dikelola secara terpisah dan disesuaikan dengan kebutuhan dan persyaratan pengguna masing-masing.

    Slicing berdasarkan Aplikasi (Application-based Slicing)

    Jenis slicing ini memisahkan jaringan berdasarkan jenis aplikasi yang digunakan. Setiap aplikasi dapat memiliki slice yang didedikasikan dengan kebijakan akses, kapasitas, dan kualitas jaringan yang sesuai. Misalnya, satu slice dapat diperuntukkan bagi aplikasi perbankan yang memerlukan keamanan tinggi, sedangkan slice lainnya diperuntukkan bagi aplikasi media sosial.

    Slicing berdasarkan Keamanan (Security-based Slicing)

    Slicing jenis ini berfokus pada pemisahan jaringan berdasarkan tingkat keamanan yang diperlukan. Misalnya, satu slice dapat diperuntukkan bagi layanan kritis yang memerlukan tingkat keamanan yang tinggi, sedangkan slice lainnya diperuntukkan bagi layanan non-kritis yang memerlukan tingkat keamanan yang lebih rendah. Dengan demikian, tingkat keamanan dapat diatur secara efektif di setiap slice.

    Slicing berdasarkan Geografis (Geographic-based Slicing)

    Jenis slicing ini memisahkan jaringan berdasarkan wilayah geografis. Misalnya, satu slice dapat diperuntukkan bagi wilayah perkotaan, sedangkan slice lainnya diperuntukkan bagi wilayah pedesaan. Setiap slice dapat dioptimalkan untuk kebutuhan dan karakteristik jaringan di wilayah tersebut. 

    Setiap jenis slicing memiliki tujuan dan penggunaan yang berbeda-beda tergantung pada kebutuhan dan kebijakan penyedia jaringan. 

    Referensi

    Zhang, S. (2019). An overview of network slicing for 5G. IEEE Wireless Communications26(3), 111-117.

     

    Penulis : Hassan Rizky Putra Sailellah | Editor : Meilina Eka Ayuningtyas

    meilinaeka
    meilinaeka

    Meilina is a graduate of Telkom University with a major in Telecommunication Technology, now focusing her career in Digital Marketing and Search Engine Optimization (SEO). She has experience in structured planning, data analysis, and is interested in combining technology with marketing. Meilina leverages her expertise to drive digital growth and optimize online presence across industries.

    Articles: 635

    Leave a Reply

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Eksplorasi konten lain dari Direktorat Pusat Teknologi Informasi

    Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

    Lanjutkan membaca

    Secret Link