Campus Life Telkom University adalah suatu situs website milik yang menggambarkan keterlibatan interaksi dengan teman sekelas, dosen, staf kampus, dan masyarakat sekitar lingkungan kampus Telkom University. Campus Life ini menggambarkan bagaimana kehidupan kampus di lingkungan Telkom University berdasarkan beberapa aspek. Campus Life Telkom University juga memberikan kesan positif dengan menampilkan pengalaman yang sangat berharga bagi mahasiswa Telkom University untuk belajar, tumbuh dan berkembang secara professional. Kehidupan kampus ini tergambar dari berbagai aspek seperti Fasilitas Akademik, Organisasi Mahasiswa, Kegiatan dan Acara Kampus, Pelayanan dan Dukungan, Lingkungan, Serta Produk dan Ivovasi Unggulan. Di campus life Telkom University juga terdapat beberapa kategori antara lain sports, webinar, entertaiment, technology, how to, building, go green, entertaiment, food & drink, education, building, history, dan TelUtizen.
Tujuan Website Campus Life
Sebagai salah satu sarana untuk menggambarkan sisi kehidupan berkuliah di Telkom University, Campus life memiliki beberapa tujuan antara lain
- Meningkatkan daya tarik bagi calon mahasiswa
- Meningkatkan kesan positif pada orang tua mahasiswa
- Mempertahankan dan memperluas jaringan alumni
Panduan Upload Konten Campus Life Telkom University
Situs ini menawarkan berbagai fitur menarik yang dapat dicoba oleh user antara lain Sharing Foto, Video, Video Singkat dan lainnya. Dalam implementasinya Seluruh Kalangan Umum (Non Telkom University) & Internal Telkom University baik Mahasiswa, Staff, Dosen Dapat membagikan moment foto dan video mengenai Telkom University. Berikut adalah Langkah-langkahnya
- Buka Laman Campus Life di https://campuslife.telkomuniversity.ac.id
- Pilih bagian Register
- Isi username dan email. Untuk Kalangan Umum dapat menggunakan Gmail sedangkan Untuk Internal Telkom University dapat menggunakan SSO
- Login ke halaman dashboard campus life
- Upload Gambar/Video. Dengan cara Pada bagian kanan atas pilih tanda “+” dan pilih Video atau Image
- Upload Gambar/Video. Isi bagian Title, Category, Content (Deskripsi), Tags Untuk meningkatkan Keywords Telkom University di Internet lalu pilih “Submit Post”
- Title : adalah judul postingan
- Category : adalah kategori dari gambar atau video yang anda upload
- Content : adalah deskripsi mengenai gambar atau video yang di buat. Muat Informasi se unik, informatif, dan selengkap mungkin pada bagian content
- Tags : adalah hastag yang digunakan
Link Google Drive
https://drive.google.com/file/d/1fryw9mbmgUyPG0AjKEAuAquuSl1bh_6N/view?usp=sharing
Link Sharepoint








![Apakah Anda merasa website atau blog Anda terasa lambat saat diakses? Salah satu penyebab utama kecepatan loading website yang rendah adalah ukuran file gambar yang terlalu besar. Banyak pemilik website menginginkan visual yang tajam dan jernih, namun sering kali melupakan dampak negatif dari file gambar berukuran megabyte (MB) terhadap performa situs. Dalam artikel ini, kita akan membahas mengapa optimasi gambar itu penting dan bagaimana cara mengompres ukuran gambar tanpa mengurangi kualitasnya secara signifikan. Mengapa Ukuran Gambar Sangat Penting bagi Website? Bayangkan browser Anda adalah seorang pelanggan di sebuah kafe. Jika Anda memesan segelas air mineral (gambar ukuran kecil), pelayan akan membawakannya dengan cepat [01:08]. Namun, jika Anda memesan satu galon air (gambar ukuran besar), pelayan akan membutuhkan waktu lebih lama untuk mengantarkannya ke meja Anda [01:27]. Analogi ini menjelaskan bahwa semakin besar ukuran file gambar, semakin berat beban browser untuk memuat halaman website Anda. Hal ini dapat menyebabkan pengunjung meninggalkan situs Anda karena tidak sabar menunggu. Tutorial Cara Kompres Gambar secara Online Anda tidak memerlukan software desain yang rumit untuk mengecilkan ukuran gambar. Anda bisa menggunakan berbagai tools gratis yang tersedia di internet. Berikut langkah-langkahnya: Cari Alat Kompresi di Google: Masukkan kata kunci seperti "image compress" di mesin pencari [01:47]. Anda akan menemukan banyak pilihan situs web yang bisa mengompres format JPG, PNG, hingga SVG. Upload Gambar: Pilih gambar yang ingin dikompres. Sebagai contoh, sebuah gambar berukuran 2,33 MB dapat dikompres secara signifikan [02:18]. Proses Kompresi: Setelah diunggah, alat tersebut akan bekerja otomatis. Dalam simulasi video, gambar 2 MB berhasil menyusut hingga 720 KB saja [02:51]. Cek Kualitas Gambar: Meskipun ukurannya berkurang drastis, kualitas visualnya sering kali tetap terjaga. Anda tetap bisa mendapatkan gambar yang jernih dan tajam saat di-zoom [03:24]. Lakukan Kompresi Berulang (Opsional): Jika ukuran masih dirasa besar, Anda bisa mencoba mengompresnya kembali. Namun, perlu diingat bahwa penurunan ukuran pada kompresi kedua biasanya tidak akan sedrastis yang pertama [04:48]. Berapa Ukuran Ideal Gambar untuk Website? Banyak ahli SEO dan Google menyarankan agar ukuran gambar berada di bawah 200 KB [05:46]. Namun, Anda tidak harus terpaku secara kaku pada angka tersebut. Tips Praktis: Selama hasil kompresi tidak membuat gambar terlihat pecah-pecah (pixelated), Anda bisa terus mengompresnya [06:03]. Jika sudah mencapai titik di mana kualitas mulai menurun drastis, berhentilah di ukuran tersebut. Jangan memaksakan ukuran kecil jika harus mengorbankan estetika website Anda [06:30]. Kesimpulan Optimasi gambar adalah langkah sederhana namun krusial dalam SEO teknis. Dengan mengecilkan ukuran file gambar, website Anda akan menjadi lebih ringan, akses pengunjung menjadi lebih cepat, dan peringkat Anda di mesin pencari berpotensi meningkat. Segera cek website Anda, unduh gambar-gambar yang terlalu besar, kompres, dan upload kembali untuk performa yang lebih maksimal! [06:57]](https://it.telkomuniversity.ac.id/wp-content/uploads/2025/12/Screenshot_52-255x255.png)