Website adalah salah satu cara yang paling efektif untuk membantu universitas dalam mengkomunikasikan informasi dengan mahasiswa, calon mahasiswa, alumni, dan masyarakat umum. Website adalah salah satu media untuk menampilkan citra diri suatu lembaga, sehingga penting untuk memberikan best user experience kepada user. Website juga berfungsi untuk menampilkan kekayaan informasi digital suatu institusi pendidikan sebagai sumber pembelajaran berkelanjutan untuk mencari informasi yang relevan.
Salah satu platform website yang paling populer dan mudah digunakan adalah WordPress. Untuk membantu universitas dalam menggunakan WordPress, one on one atau workshop dapat diadakan untuk mengajarkan cara menggunakan platform ini dengan efektif. Tujuan dari one-on-one penggunaan website WordPress untuk membantu para operator website univaersitas adalah untuk memberikan bantuan dan pendampingan secara individual dalam mengelola website universitas menggunakan platform WordPress. Dalam sesi ini, operator website universitas akan mendapatkan panduan khusus sesuai dengan kebutuhan dan tantangan yang mereka hadapi dalam mengelola website universitas. Pada 21 Juli 2023, Telkom University melalui Direktorat Pusat Teknologi Informasi mengadakan kegiatan one on one Pengarahan tim Operator Website Manufacturing Process Laboratory Telkom University dalam pengelolaan Teknik Website serta pembahasan SEO On Page dan Off Page.
One on One Website Laboratorium Manufacturing Process Telkom University
Dlaam pelaksanaan nya ada beberapa topik pembahasan mengenai teknik pengelolaan website Laboratorium Manufacturing Process Telkom University antara lain :
- Optimasi SEO On Page melalui pertumbuhan evergreen content
- Cara Megedit Tampilan Halaman Depan Website versi Mobile
- Cara Mengedit Tampilan Halaman Depan Website Menggunakan Plugin Elementor
Berikut adalah dokumentasi kegiatan one on one bersama Laboratorium Manufacturing Process Telkom University

Dari kegaiatn ini harapannya dapat membantu operator Laboratorium Manufacturing Process Telkom University dalam mengelola website dengan lebih baik, sehingga membantu meningkatkan citra diri dan digital branding di serach engine.








![Apakah Anda merasa website atau blog Anda terasa lambat saat diakses? Salah satu penyebab utama kecepatan loading website yang rendah adalah ukuran file gambar yang terlalu besar. Banyak pemilik website menginginkan visual yang tajam dan jernih, namun sering kali melupakan dampak negatif dari file gambar berukuran megabyte (MB) terhadap performa situs. Dalam artikel ini, kita akan membahas mengapa optimasi gambar itu penting dan bagaimana cara mengompres ukuran gambar tanpa mengurangi kualitasnya secara signifikan. Mengapa Ukuran Gambar Sangat Penting bagi Website? Bayangkan browser Anda adalah seorang pelanggan di sebuah kafe. Jika Anda memesan segelas air mineral (gambar ukuran kecil), pelayan akan membawakannya dengan cepat [01:08]. Namun, jika Anda memesan satu galon air (gambar ukuran besar), pelayan akan membutuhkan waktu lebih lama untuk mengantarkannya ke meja Anda [01:27]. Analogi ini menjelaskan bahwa semakin besar ukuran file gambar, semakin berat beban browser untuk memuat halaman website Anda. Hal ini dapat menyebabkan pengunjung meninggalkan situs Anda karena tidak sabar menunggu. Tutorial Cara Kompres Gambar secara Online Anda tidak memerlukan software desain yang rumit untuk mengecilkan ukuran gambar. Anda bisa menggunakan berbagai tools gratis yang tersedia di internet. Berikut langkah-langkahnya: Cari Alat Kompresi di Google: Masukkan kata kunci seperti "image compress" di mesin pencari [01:47]. Anda akan menemukan banyak pilihan situs web yang bisa mengompres format JPG, PNG, hingga SVG. Upload Gambar: Pilih gambar yang ingin dikompres. Sebagai contoh, sebuah gambar berukuran 2,33 MB dapat dikompres secara signifikan [02:18]. Proses Kompresi: Setelah diunggah, alat tersebut akan bekerja otomatis. Dalam simulasi video, gambar 2 MB berhasil menyusut hingga 720 KB saja [02:51]. Cek Kualitas Gambar: Meskipun ukurannya berkurang drastis, kualitas visualnya sering kali tetap terjaga. Anda tetap bisa mendapatkan gambar yang jernih dan tajam saat di-zoom [03:24]. Lakukan Kompresi Berulang (Opsional): Jika ukuran masih dirasa besar, Anda bisa mencoba mengompresnya kembali. Namun, perlu diingat bahwa penurunan ukuran pada kompresi kedua biasanya tidak akan sedrastis yang pertama [04:48]. Berapa Ukuran Ideal Gambar untuk Website? Banyak ahli SEO dan Google menyarankan agar ukuran gambar berada di bawah 200 KB [05:46]. Namun, Anda tidak harus terpaku secara kaku pada angka tersebut. Tips Praktis: Selama hasil kompresi tidak membuat gambar terlihat pecah-pecah (pixelated), Anda bisa terus mengompresnya [06:03]. Jika sudah mencapai titik di mana kualitas mulai menurun drastis, berhentilah di ukuran tersebut. Jangan memaksakan ukuran kecil jika harus mengorbankan estetika website Anda [06:30]. Kesimpulan Optimasi gambar adalah langkah sederhana namun krusial dalam SEO teknis. Dengan mengecilkan ukuran file gambar, website Anda akan menjadi lebih ringan, akses pengunjung menjadi lebih cepat, dan peringkat Anda di mesin pencari berpotensi meningkat. Segera cek website Anda, unduh gambar-gambar yang terlalu besar, kompres, dan upload kembali untuk performa yang lebih maksimal! [06:57]](https://it.telkomuniversity.ac.id/wp-content/uploads/2025/12/Screenshot_52-255x255.png)