Apa sebenarnya perbedaan E-Commerce dan M-Commerce? Bagaimana perannya dalam dunia pemasaran modern. Lalu apa juga perbedaan kedua nya dari berbagai aspek
Perbedaan E-Commerce dan M-Commerce sering menjadi perbincangan karena keduanya sama-sama berperan penting dalam pemasaran modern. Seiring perkembangan internet, aktivitas jual beli kini menjadi lebih mudah, cepat, dan menjangkau pasar yang lebih luas.
Jika dahulu promosi dan penjualan memiliki keterbatasan ruang, kini produk dapat dipasarkan melalui berbagai platform digital dan dilihat oleh konsumen di berbagai wilayah dalam waktu singkat. Perkembangan smartphone semakin mempercepat transformasi ini, karena masyarakat dapat mengakses layanan belanja hanya melalui genggaman.
Kondisi inilah yang mendorong lahir dan berkembangnya E-Commerce dan M-Commerce sebagai bagian penting dari ekosistem perdagangan digital.
Memahami Perbedaan E-Commerce dan M-Commerce
Kedua bentuk media komersial ini sebenarnya sangat berkaitan. Namun ada hal mendasar yang menjadi perbedaan E-Commerce dan M-Commerce.
Sebelum membahas mengenai apa sebenarnya perbedaan E-Commerce dan M-Commerce. Perlu untuk dipahami dulu apa sebenarnya pengertia dari kedua media komersial tersebut.
E-Commerce dan M-Commerce saling berkaitan, namun memiliki perbedaan mendasar. E-Commerce merupakan sistem pemasaran dan penjualan secara elektronik yang umumnya memanfaatkan marketplace sebagai perantara antara penjual dan pembeli. Platform ini menyediakan berbagai fitur seperti pembayaran, promosi, dan diskon untuk memudahkan transaksi online.
Sementara itu, M-Commerce adalah bagian dari E-Commerce yang berfokus pada penggunaan perangkat mobile atau smartphone. Melalui aplikasi mobile, proses transaksi menjadi lebih praktis, cepat, dan sering kali disertai promo serta kemudahan pembayaran tambahan.
Dengan demikian, perbedaan utamanya terletak pada media akses yang digunakan, di mana M-Commerce lebih mengutamakan mobilitas dan kemudahan melalui aplikasi ponsel.
Inilah perbedaan E-Commerce dan M-Commerce yang utama.
Sementara E-Commerce bersifat pada pemasaran elektronik yang lebih luas. Maka M-Commerce lebih spesifik dengan fokus pada pemasaran dengan media aplikasi ponsel.
Perbedaan E-Commerce dan M-Commerce dari Beberapa Aspek
E-Commerce dan M-Commerce adalah dua bentuk perdagangan elektronik yang berbeda. E-Commerce merupakan perdagangan elektronik melalui jaringan internet, sedangkan M-Commerce adalah perdagangan elektronik yang dilakukan melalui perangkat mobile seperti smartphone dan tablet. Berikut adalah perbedaan E-Commerce dan M-Commerce dari berbagai aspek:
Aksesibilitas
E-Commerce dapat diakses dari komputer desktop, laptop, dan perangkat seluler, sedangkan M-Commerce hanya dapat diakses dari perangkat seluler.
Interaksi pengguna
E-Commerce menawarkan interaksi pengguna yang lebih kaya dan lebih nyaman, sedangkan M-Commerce menawarkan interaksi yang lebih sederhana dan seringkali lebih cepat.
Keamanan
E-Commerce dan M-Commerce keduanya memerlukan sistem keamanan yang kuat untuk melindungi data pribadi dan finansial pengguna. Namun, karena M-Commerce seringkali digunakan di jaringan seluler publik, keamanannya seringkali menjadi lebih rentan.
Pengalaman pengguna
E-Commerce menawarkan pengalaman pengguna yang lebih lengkap, karena situs web e-commerce dapat menampilkan lebih banyak informasi dan fitur. Sedangkan M-Commerce menawarkan pengalaman pengguna yang lebih sederhana dan mudah digunakan.
Biaya
Biaya transaksi pada E-Commerce biasanya lebih rendah dibandingkan dengan M-Commerce karena E-Commerce tidak melibatkan operator jaringan seluler yang memerlukan biaya.
Ketersediaan
E-Commerce dapat diakses dari seluruh dunia, sedangkan M-Commerce memerlukan akses ke jaringan seluler untuk berfungsi, sehingga terbatas pada wilayah yang dilayani oleh jaringan seluler.
Ketersediaan aplikasi
M-Commerce seringkali memerlukan aplikasi khusus yang harus diunduh dan diinstal pada perangkat seluler pengguna, sedangkan E-Commerce dapat diakses langsung dari browser web.
Penggunaan data
M-Commerce memerlukan penggunaan data seluler yang dapat menghabiskan kuota data pengguna, sedangkan E-Commerce dapat diakses melalui koneksi internet nirkabel atau LAN yang tidak menghabiskan kuota data.
Dalam keseluruhan, E-Commerce dan M-Commerce keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing dan dapat digunakan sesuai dengan kebutuhan pengguna.
Perkembangan dari E-Commerce dan M-Commerce
Perubahan perilaku konsumen di era digital ini semakin meningkat, sehingga perkembangan di dunia e-commerce dan m-commerce kini tidak hanya sebagai tempat jual beli semata. Melainkan juga sebagai tempat yang memberikan pengalaman pengguna yang lebih menarik, cepat, dan personal. Berikut beberapa perkembangan dari e-commerce dan m-commerce :
Perkembangan E-Commerce
Berikut beberapa contoh dari perkembangan e-commerce
Optimalisasi Website dan UX Desktop
E-Commerce terus meningkatkan tampilan website agar lebih responsif, cepat, dan informatif untuk pengguna desktop maupun laptop.
SEO & Content Marketing
Strategi optimasi mesin pencari semakin diperkuat untuk meningkatkan traffic organik dan visibilitas brand di Google.
Artificial Intelligence (AI)
Digunakan untuk rekomendasi produk, analisis perilaku konsumen, dan chatbot layanan pelanggan.
Keamanan dan Perlindungan Data
Sistem keamanan transaksi diperkuat untuk meningkatkan kepercayaan konsumen.
Perkembangan M-Commerce
Berikut beberapa contoh perkembangan dari M-Commerce
Mobile First & App-Based Shopping
Transaksi didominasi melalui aplikasi smartphone dengan pengalaman yang lebih cepat dan praktis.
Social Commerce
Jual beli langsung melalui platform seperti Instagram dan TikTok.
Live Commerce
Penjualan melalui siaran langsung (live streaming) dengan interaksi real-time.
Digital Wallet & QR Payment
Integrasi e-wallet dan pembayaran QR untuk checkout yang lebih cepat.
Penulis : Meilina Eka A









oke makasi artikelnya