Topik yang akan dibahas dalam artikel berikut mengenai hasil resume webinar “Mendatangkan Real traffiC Agar Website Anda Makin Kuat Di google”
Cara Mendatangkan Real Traffic ke Website, agar website kita makin kuat dan bisa berada di page One Google
- Buat postingan atau konten secara berkala, bisa juga setiap hari. Untuk Topik Artikel website e-Commerce atau penjualan, buat artikel artikel dengan keyword “gratis” “free” agar mampu menarik perhatian pembaca untuk berkunjung di wesite kita.
- Share Artikel yang sudah kita buat pada akun social media kita contoh grup whatsapp, ataupun social media yang lai seperti twitter, facebook, linkedin dll. Meskipun traffic dari social media pengaruhnya tidak sebesar dari natural traffic namun cara mendatangkan traffic dengan share ke media social tentu juga bermanfaat. Jangan lupa untuk mencantumkan internal link dan usahakan pembaca atau user memiliki IP yang berbeda agar website kita semakin kuat dan lebih mudah untuk optimasi SEO nya
- Memberikan Produk dan Jasa Gratis. Membuat halaman khusus berbagi, bisa produk, jasa atau e-book. Jika halaman artikel berbagi kita bisa terindeks dan ditemukan oleh pengunjung, hal ini tentunya bisa menguntungkan kita untuk menambah jumlah kunjungan ke website. Karena seseorang lebih tertarik dengan keyword keyword Free atau Gratis.
- Membangun Backlink, Sebuah website untuk bisa populer dan mudah ditemukan di halaman pertama sebuah mesin pencari maka website tersebut membutuhkan SEO. Salah satu bagian dari SEO adalah membuat sebuah backlink yang bisa memberikan referensi ke website utama kita. Membangun backlink bisa dengan cara berkomentar di website orang lain dengan mencantumkan URL website kita ataupun melakukan guest post.
- Mendaftarkan website ke Google menggunakan Google Search Console.
Berikut akan dibahas alasan mengapa website tidak berefek pada omset penjualan kita :
- Website kita tidak terindeks oleh Google, jadi walaupun konten yang kita buat banyak kemungkinan hal ini tentu sangat berpengaruh dengan omset yang kita dapatkan
- Website tidak masuk ke Page One Google. Karena pembaca lebih cenderung mengunjungi website website di peringkat atas Google
- Keyword keyword yang dipasang pada website atau pada artikel masih sedikit
- Tidak mengupdate konten secara berkala
- Traffic ke website kita sedikit
- Backlink yang mengarah ke website kita sedikit
- Hanya memiliki 1 website. Karena penanaman backlink yang baik adalah bila kita juga fokus membangun backlink pada website website subdomain.
- Tidak ada keyword penawaran atau keyword yang berbau gratisan pada artikel atau konten yang kita buat
Sekian hasil resume mengenai webinar “Mendatangkan Real traffic Agar Website Anda Makin Kuat Di google” semoga bermanfaat. Kunjungi website resmi Telkom University untuk informasi lebih lanjut.








![Apakah Anda merasa website atau blog Anda terasa lambat saat diakses? Salah satu penyebab utama kecepatan loading website yang rendah adalah ukuran file gambar yang terlalu besar. Banyak pemilik website menginginkan visual yang tajam dan jernih, namun sering kali melupakan dampak negatif dari file gambar berukuran megabyte (MB) terhadap performa situs. Dalam artikel ini, kita akan membahas mengapa optimasi gambar itu penting dan bagaimana cara mengompres ukuran gambar tanpa mengurangi kualitasnya secara signifikan. Mengapa Ukuran Gambar Sangat Penting bagi Website? Bayangkan browser Anda adalah seorang pelanggan di sebuah kafe. Jika Anda memesan segelas air mineral (gambar ukuran kecil), pelayan akan membawakannya dengan cepat [01:08]. Namun, jika Anda memesan satu galon air (gambar ukuran besar), pelayan akan membutuhkan waktu lebih lama untuk mengantarkannya ke meja Anda [01:27]. Analogi ini menjelaskan bahwa semakin besar ukuran file gambar, semakin berat beban browser untuk memuat halaman website Anda. Hal ini dapat menyebabkan pengunjung meninggalkan situs Anda karena tidak sabar menunggu. Tutorial Cara Kompres Gambar secara Online Anda tidak memerlukan software desain yang rumit untuk mengecilkan ukuran gambar. Anda bisa menggunakan berbagai tools gratis yang tersedia di internet. Berikut langkah-langkahnya: Cari Alat Kompresi di Google: Masukkan kata kunci seperti "image compress" di mesin pencari [01:47]. Anda akan menemukan banyak pilihan situs web yang bisa mengompres format JPG, PNG, hingga SVG. Upload Gambar: Pilih gambar yang ingin dikompres. Sebagai contoh, sebuah gambar berukuran 2,33 MB dapat dikompres secara signifikan [02:18]. Proses Kompresi: Setelah diunggah, alat tersebut akan bekerja otomatis. Dalam simulasi video, gambar 2 MB berhasil menyusut hingga 720 KB saja [02:51]. Cek Kualitas Gambar: Meskipun ukurannya berkurang drastis, kualitas visualnya sering kali tetap terjaga. Anda tetap bisa mendapatkan gambar yang jernih dan tajam saat di-zoom [03:24]. Lakukan Kompresi Berulang (Opsional): Jika ukuran masih dirasa besar, Anda bisa mencoba mengompresnya kembali. Namun, perlu diingat bahwa penurunan ukuran pada kompresi kedua biasanya tidak akan sedrastis yang pertama [04:48]. Berapa Ukuran Ideal Gambar untuk Website? Banyak ahli SEO dan Google menyarankan agar ukuran gambar berada di bawah 200 KB [05:46]. Namun, Anda tidak harus terpaku secara kaku pada angka tersebut. Tips Praktis: Selama hasil kompresi tidak membuat gambar terlihat pecah-pecah (pixelated), Anda bisa terus mengompresnya [06:03]. Jika sudah mencapai titik di mana kualitas mulai menurun drastis, berhentilah di ukuran tersebut. Jangan memaksakan ukuran kecil jika harus mengorbankan estetika website Anda [06:30]. Kesimpulan Optimasi gambar adalah langkah sederhana namun krusial dalam SEO teknis. Dengan mengecilkan ukuran file gambar, website Anda akan menjadi lebih ringan, akses pengunjung menjadi lebih cepat, dan peringkat Anda di mesin pencari berpotensi meningkat. Segera cek website Anda, unduh gambar-gambar yang terlalu besar, kompres, dan upload kembali untuk performa yang lebih maksimal! [06:57]](https://it.telkomuniversity.ac.id/wp-content/uploads/2025/12/Screenshot_52-255x255.png)