Telkom University didirikan atas penggabungan 4 perguruan tinggi dibawah naungan Yayasan Pendidikan Telkom, yaitu Institut Teknologi Telkom, Institue Manajemen Telkom, Sekolah Tinggi Ilmu Seni dan Desain Telkom, dan Politeknik Telkom. Setelah Telkom University berdiri ditahun 2013, sistem informasi yang telah dimiliki 4 lembaga sebelumnya digabungkan, baik teknologi maupun sumber daya manusianya.

Sejarah Telkom UniversityPertama kali didirikan layanan teknologi informasi Telkom University, berada dibawah naungan Wakil Rektor 1 Bidang Akademik. Diberi nama Direktorat Sistem Informasi (SISFO) yang memiliki 3 fungsi layanan utama yang berfokus pada operasional terbagi menjadi 3 unit kerja. Karena Telkom University baru berdiri dan kegiatan utamanya adalah pendidikan akademik mahasiswa. Maka operasional bisnis proses akademik sangat diprioritaskan untuk bisa berjalan seirama dengan bisnis proses pendukung lainnya.

Memberikan layanan infrastruktur teknologi informasi, layanan interkoneksi (intranet dan Internet), dan manajemen konten, merupakan fungsi dari unit Infrastruktur dan Konten disingkat INTEN. Layanan data dan sistem informasi (aplikasi sistem informasi akademik, non-akademik maupun pendukung), merupakan tugas unit Layanan Operasional Sistem Informasi disingkat LOPSI. Pengembangan komputasi aplikasi sistem informasi akademik, non-akademik maupun pendukung guna sebagai strategic tools untuk berjalannya proses bisnis di Telkom University, merupakan tugas unit Riset dan Pengembangan SistemInformasi disingkat RISBANGSI.

Sistem informasi merupakan pusat keberhasilan institusi dalam melaksanakan kegiatan operasional rutin serta sebagai daya saing dengan institusi lain. Segala macam aktivitas perlu didukung dengan data dan informasi yang akurat, serta aplikasi dan sistem informasi yang responsif, mudah dan dapat dipertanggungjawabkan. Telkom University memiliki data center sendiri untuk menyimpan seluruh data digital yang dikembangkan sendiri maupun dimililiki atas pembelian/penggunaan lisensi pihak ke tiga.

Gedung Panambulai Telkom University

Gedung Panambulai Telkom University

Lokasi kerja Direktorat SISFO ditempatkan di Gedung D lantai 2, yang pada tahun 2015 berubah nama menjadi Gedung Panambulai (baca penamaan gedung di Universitas Telkom). Gedung tersebut juga merupakan gedung operasional Fakultas Informatika dilantai 1 dan 3. Didalam data center tertanam aplikasi buatan sendiri (sebelumnya telah digunakan oleh kampus IT Telkom), menggunakan framework buatan sendiri juga yang diberi nama iGracias. Diambil dari bahasa sepanyol “gracias” yang memiliki arti terima kasih, maksudnya adalah terima kasih kepada sivitas akademik karena telah mempergunakan, memberi masukan, sehingga dibuatlah aplikasi tersebut. iGracias sendiri memiliki akronim dari Integrated Academic Information System. Direktorat SISFO dan pemilik proses bisnis masing-masing unit, bertanggung jawab terhadap ketersediaan serta keandalan akses iGracias dan operasional alur kerja aplikasi didalamnya.

iGracias WebsiteSeiring dengan tumbuhnya Universitas Telkom, semakin komplek bisnis proses yang ada didalamnya, baik untuk kegiatan akademik maupun kegiatan penunjang lainnya. Juga semakin meningkatnya penggunaan teknologi informasi dilingkungan kampus, karena bertambahnya mahasiswa dan pegawai. Maka diperlukan penyesuaian layanan yang diberikan. Tahun 2018 terdapat perubahan struktur oraganisasi, Direktorat SISFO jadi berada dibawah Wakil Rektor 2 Bidang Sumber Daya. Perubahan komando ini untuk meluaskan layanan ataupun pengembangan SISFO agar tidak hanya fokus pada akademik, namun mencakup semua bisnis proses pendukung di Universitas Telkom.

Pada tahun 2019, terdapat perubahan nama direktorat menjadi Direktorat Pusat Teknologi Informasi disingkat PuTI. Tetap memiliki 3 unit kerja dibawahnya dan ada perubahan nama juga. Bagian Pengembangan Teknologi Informasi (DevTI), Bagian Infrastruktur Teknologi Informasi (IsTI), dan Bagian Riset & Layanan Teknologi Informasi (RiYanTI). Dengan adanya perubahan nama tersebut, didalamnya juga ada perubahan orientasi layanan, yang sebelumnya fokus terhadap operasinal agar berjalan dengan baik, berubah menjadi fokus terhadap pelanggan. Dengan beralihnya fokus terhadap pelanggan, diharapkan PuTI dapat memberikan solusi-solusi yang lebih memahami/menyesuikan kebutuhan sivitas akademik Universitas Telkom terkait penggunaan teknologi informasi di area kampus.