Sosisalisasi Google Scholar dan Dataverse Telkom University
Sehubungan dengan proses penilaian Webometrics yang akan dilakukan pada semester kedua (Peridoe Juni – Juli). Maka akan dilakukan Sosialisasi Google Scholar guna memberikan penjelasan apa saja yang harus dilakukan untuk meningkatkan penilaian Webometrics yang berhubungan dengan Google Scholar. Pada sosialisasi kali ini akan membahas juga Dataverse yang merupakan open source repositori penelitian Telkom University. Sosialisasi akan dilaksanakan pada Selasa, 07/06/2022 pukul 09.00 hinga 11.00 WIB dan bertempat di Aula Fakultas Komunikasi Bisnis (FKB) Telkom University. Sosialisasi akan diikuti oleh Dosen serta Sekretaris Prodi FKB.
RunDown Acara
Pada sosialisasi kali ini, materi yang akan dibahas yaitu sebagai berikut:
- Penjelasan penilaian Webometrics 2022
- Penjelasan masalah artikel dan akun Google Scholar
- Penjelasan cara memperbaiki artikel dan akun bermasalah Google Scholar
- Penjelasan singkat mengenai fungsi dataverse
- Penjelasan fitur fitur dataverse
- Cara login menggunakan sso
- Cara upload data dan hapus data di dataverse
- Tanya jawab
PDF Buku Panduan Google Scholar
Anda dapat mendownload buku panduan disini Download
[pdf-embedder url=”https://it.telkomuniversity.ac.id/wp-content/uploads/2022/05/Buku-Panduan-Sosialisasi-Google-Scholar-Mei-2022.pdf” title=”Buku Panduan Google Scholar”]
Panduan Dataverse
Anda dapat membaca panduan dataverse disini
Link Data Akun Google Scholar dari Hasil Crawling
Berikut adalah data hasil crawling akun google scholar Telkom University. Terdapat sheet All Problem GSC dimana berisi nama nama user yang memiliki masalah pada akun google scholarnya. Terdapat juga perbandingan hasil crawling dari periode November 2021.

Data akun google scholar dapat diakses melalui https://tel-u.ac.id/dataakungooglescholar
Jika terdapat masalah terkait Google Scholar dan Dataverse, anda dapat mengirimkan ticketing melalui website situ-service desk https://situ-sis.telkomuniversity.ac.id/service-desk.
Bapak/Ibu juga dapat mengjukan one-on-one melalui form berikut: https://it.telkomuniversity.ac.id/form-pengajuan/
Terima kasih.






![Apakah Anda merasa website atau blog Anda terasa lambat saat diakses? Salah satu penyebab utama kecepatan loading website yang rendah adalah ukuran file gambar yang terlalu besar. Banyak pemilik website menginginkan visual yang tajam dan jernih, namun sering kali melupakan dampak negatif dari file gambar berukuran megabyte (MB) terhadap performa situs. Dalam artikel ini, kita akan membahas mengapa optimasi gambar itu penting dan bagaimana cara mengompres ukuran gambar tanpa mengurangi kualitasnya secara signifikan. Mengapa Ukuran Gambar Sangat Penting bagi Website? Bayangkan browser Anda adalah seorang pelanggan di sebuah kafe. Jika Anda memesan segelas air mineral (gambar ukuran kecil), pelayan akan membawakannya dengan cepat [01:08]. Namun, jika Anda memesan satu galon air (gambar ukuran besar), pelayan akan membutuhkan waktu lebih lama untuk mengantarkannya ke meja Anda [01:27]. Analogi ini menjelaskan bahwa semakin besar ukuran file gambar, semakin berat beban browser untuk memuat halaman website Anda. Hal ini dapat menyebabkan pengunjung meninggalkan situs Anda karena tidak sabar menunggu. Tutorial Cara Kompres Gambar secara Online Anda tidak memerlukan software desain yang rumit untuk mengecilkan ukuran gambar. Anda bisa menggunakan berbagai tools gratis yang tersedia di internet. Berikut langkah-langkahnya: Cari Alat Kompresi di Google: Masukkan kata kunci seperti "image compress" di mesin pencari [01:47]. Anda akan menemukan banyak pilihan situs web yang bisa mengompres format JPG, PNG, hingga SVG. Upload Gambar: Pilih gambar yang ingin dikompres. Sebagai contoh, sebuah gambar berukuran 2,33 MB dapat dikompres secara signifikan [02:18]. Proses Kompresi: Setelah diunggah, alat tersebut akan bekerja otomatis. Dalam simulasi video, gambar 2 MB berhasil menyusut hingga 720 KB saja [02:51]. Cek Kualitas Gambar: Meskipun ukurannya berkurang drastis, kualitas visualnya sering kali tetap terjaga. Anda tetap bisa mendapatkan gambar yang jernih dan tajam saat di-zoom [03:24]. Lakukan Kompresi Berulang (Opsional): Jika ukuran masih dirasa besar, Anda bisa mencoba mengompresnya kembali. Namun, perlu diingat bahwa penurunan ukuran pada kompresi kedua biasanya tidak akan sedrastis yang pertama [04:48]. Berapa Ukuran Ideal Gambar untuk Website? Banyak ahli SEO dan Google menyarankan agar ukuran gambar berada di bawah 200 KB [05:46]. Namun, Anda tidak harus terpaku secara kaku pada angka tersebut. Tips Praktis: Selama hasil kompresi tidak membuat gambar terlihat pecah-pecah (pixelated), Anda bisa terus mengompresnya [06:03]. Jika sudah mencapai titik di mana kualitas mulai menurun drastis, berhentilah di ukuran tersebut. Jangan memaksakan ukuran kecil jika harus mengorbankan estetika website Anda [06:30]. Kesimpulan Optimasi gambar adalah langkah sederhana namun krusial dalam SEO teknis. Dengan mengecilkan ukuran file gambar, website Anda akan menjadi lebih ringan, akses pengunjung menjadi lebih cepat, dan peringkat Anda di mesin pencari berpotensi meningkat. Segera cek website Anda, unduh gambar-gambar yang terlalu besar, kompres, dan upload kembali untuk performa yang lebih maksimal! [06:57]](https://it.telkomuniversity.ac.id/wp-content/uploads/2025/12/Screenshot_52-255x255.png)

