Webinar Penggunaan Scopus Telkom University merupakan salah satu upaya institusi untuk mengukur bagaimana kualitas serta kuantitas penelitian Telkom University khusus nya pada pemeringkatan webometrics
Scopus
Scopus adalah salah satu database jurnal penelitian yang digunakan oleh para peneliti, akademisi, dan praktisi di seluruh dunia. Scopus memiliki ribuan jurnal yang terdaftar dan mencakup berbagai disiplin ilmu, termasuk sains, teknologi, kedokteran, ilmu sosial, seni dan humaniora dan lainnya.
Scopus menyimpan informasi yang sangat penting bagi para peneliti dan akademisi dalam melakukan penelitian dan mempublikasikan hasil penelitiannya. Salah satu fitur terbaik dari Scopus adalah kemampuan untuk melacak kinerja penelitian dan publikasi dengan menunjukkan jumlah sitasi yang diterima oleh sebuah artikel dan memungkinkan pengguna untuk melihat bagaimana artikel tersebut mempengaruhi riset lainnya.
Dengan scopus anda dapat mengidentifikasi tren penelitian terbaru dan membuat strategi serta keputusan yang lebih baik tentang topik penelitian. Hal ini dapat dijadikan bahan evaluasi kinerja penelitian yang dapat membantu institusi, departemen, dan individu untuk mengukur bagaimana kualitas serta dampak penelitian mereka dalam meningkatkan visibilitas di komunitas akademik. Hal ini dapat membantu dalam meningkatkan pengakuan institusi dan peneliti di berbagai pemeringkatan internasional.
Pemeringkatan Webometrics
Penilaian pada webometrics yang berhubungan dengan scopus yaitu Excellence
EXCELLENCE (Top cited papers) 40 %: Jumlah paper yang memiliki sitasi top 10% di masing masing disiplin ilmu berdasarkan data Scimago (Scopus). Data for the five year period: 2017-2021. Penilaian Excellence ini membaca data paper 2 tahun sebelumnya dengan rentang waktu selama 5 tahun kebelakang.
Pemeringkatan webometrics harapannya bukan semata mata menjadi tujuan utama dalam peningkatan jumlah dan kualitas penelitian di lingkungan Telkom University, tetapi hanya sebagai alat ukur bagaimana dan sudah sejauh apa kualitas dan keefektivitan penelitian kita, apakah sudah sesuai dengan tujuan Telkom University untuk menjadi research and entrepreneurial university pada tahun 2023 atau belum.
Portofolio Penelitian
Portfolio penelitian adalah file yang dapat berisi berbagai jenis karya penelitian, seperti makalah, jurnal, presentasi, artikel dan lain sebagainya. Portfolio penelitian ini bertujuan untuk menunjukkan kemampuan penelitian dan keterampilan suatu individu. Dengan adanya portofolio yang terindeks di search engine secara tidak langsung ini akan menjadi strategi peningkatkan branding Telkom University. Dengan banyak nya hasil portofolio penelitian secara online dengan keyword atau topik yang banyak dicari pengguna hal ini akan mendatangkan traffic kunjungan secara natural, meningkatkan rank situs Telkom University sehingga selalu berada di page one Google, serta dapat dijadikan bahan refrensi bagi peneliti atau mahasiswa lain yang tertarik pada topik yang sama di situs milik orang lain. Berikut adalah contoh platform yang dapat anda manfaatkan untuk membuat portofolio penelitian :
- Blog Staf
- Blog staff berfungsi untuk melihat keahlian/keilmuan seseorang yang dituangkan dalam tulisan khusus nya sebagai civitas akademik Telkom Univeristy
- Setiap artikel penelitian bisa diberikan kisi-kisi kata pengantar penelitian di blog staf tersebut, untuk kemudian di link-kan ke link portal penerbit yang resmi, sehingga meminimalisir pelanggaran hak cipta, namun branding portofolio dosen tetap bisa banyak tersebar.
- Platform untuk menghasilkan konten yang relevan dan berkualitas dengan harapan konten kita mampu bersaing di page one Google dan direferensikan oleh website pihak ketiga
- Google Scholar
- Kontel artikel di profil Google Scholar perlu di-update secara berkala, sehingga tidak ada penelitian/penulisan buku terkini yang belum masuk ke Google Scholar
- Update artikel scholar berdampak pada OPENNESS (Top cited researchers) webometrics : Jumlah sitasi dari 310 penulis Teratas (tidak termasuk 30 outlier teratas) milik suatu institusi berdasarkan Google Scholar Profiles
- Memungkinkan peneliti untuk mempromosikan karya mereka dan meningkatkan visibilitas online
- Media Sosial Probadi
- Social Media merupakan platform dengan pengguna dan traffic kunjungan yang sangat tinggi. Dengan keunggulannya kita dapat memanfaatkannya dengan memadukan hasil portofolio penelitian di Blog Staff dan Google Scholar untuk membooster traffic kunjungan yaitu dengan sharing artikel atau penelitian kita di beberapa social media yang kita miliki.
Webinar Penggunaan Scopus Telkom University
Dalam rangka membantu strategi peningkatan kualitas dan kuantitas penelitian ini Direktorat Pusat Teknologi Informasi menyelenggarakan kegiatan Webinar Penggunaan Scopus untuk Mencari Subject Scopus Terindex Webometrics Telkom University yang diselenggarakan tanggal 16 Maret 2023. Webinar ini dihadiri oleh lebih dari 100 peserta dari berbagai Dosen fakultas dan program studi, Kelompok Keahlian serta Research Center Telkom University. Kegiatan ini berlangsung selama kurang lebih 1 jam dengan dipandu oleh narasumber yang berpengalaman dibidangnya yaitu Bapak Yahdi Siradj dan Bapak Hilfan Soeltansyah.
Fokus pembahasan webinar ini antara lain tujuan penggunaan scopus, khusus nya dalam mencari subject terindeks webometrics, fitur-fitur Scopus, tips penggunaan Scopus, bidang keilmuan dengan persaingan rendah serta breakdown kondisi penelitian Telkom University yang terindeks Scopus saat ini.
Webinar ini bertujuan untuk memberikan informasi dan insight baru bagaimana kondisi penelitian yang ada di Telkom University serta memberi strategi peningkatan kualitas penelitian berdasarkan data scopus. Harapannya kegiatan ini sebagai bentuk upaya universitas untuk terus meningkatkan kualitas penelitian dan membuka kesempatan bagi para Dosen, Kelompok Keahlian untuk berkontribusi dalam pengembangan penelitian di Telkom University. Berikut adalah materi dan hasil recording selama kegiatan webinar berlangsung
Materi Webinar (Klik Gambar)

Recording Webinar (Klik Gambar)

Kesimpulannya, Scopus adalah database yang sangat berguna bagi para peneliti, akademisi, dan praktisi di seluruh dunia. Dengan fitur-fitur dan alat analisisnya, Scopus dapat membantu para peneliti dalam melakukan riset yang berkualitas tinggi, meningkatkan visibilitas penelitian mereka, dan membantu institusi dalam meningkatkan kinerja penelitian mereka. Oleh karena itu, Scopus sangat penting bagi dunia akademik dan penelitian. Semoga bermanfaat








![Apakah Anda merasa website atau blog Anda terasa lambat saat diakses? Salah satu penyebab utama kecepatan loading website yang rendah adalah ukuran file gambar yang terlalu besar. Banyak pemilik website menginginkan visual yang tajam dan jernih, namun sering kali melupakan dampak negatif dari file gambar berukuran megabyte (MB) terhadap performa situs. Dalam artikel ini, kita akan membahas mengapa optimasi gambar itu penting dan bagaimana cara mengompres ukuran gambar tanpa mengurangi kualitasnya secara signifikan. Mengapa Ukuran Gambar Sangat Penting bagi Website? Bayangkan browser Anda adalah seorang pelanggan di sebuah kafe. Jika Anda memesan segelas air mineral (gambar ukuran kecil), pelayan akan membawakannya dengan cepat [01:08]. Namun, jika Anda memesan satu galon air (gambar ukuran besar), pelayan akan membutuhkan waktu lebih lama untuk mengantarkannya ke meja Anda [01:27]. Analogi ini menjelaskan bahwa semakin besar ukuran file gambar, semakin berat beban browser untuk memuat halaman website Anda. Hal ini dapat menyebabkan pengunjung meninggalkan situs Anda karena tidak sabar menunggu. Tutorial Cara Kompres Gambar secara Online Anda tidak memerlukan software desain yang rumit untuk mengecilkan ukuran gambar. Anda bisa menggunakan berbagai tools gratis yang tersedia di internet. Berikut langkah-langkahnya: Cari Alat Kompresi di Google: Masukkan kata kunci seperti "image compress" di mesin pencari [01:47]. Anda akan menemukan banyak pilihan situs web yang bisa mengompres format JPG, PNG, hingga SVG. Upload Gambar: Pilih gambar yang ingin dikompres. Sebagai contoh, sebuah gambar berukuran 2,33 MB dapat dikompres secara signifikan [02:18]. Proses Kompresi: Setelah diunggah, alat tersebut akan bekerja otomatis. Dalam simulasi video, gambar 2 MB berhasil menyusut hingga 720 KB saja [02:51]. Cek Kualitas Gambar: Meskipun ukurannya berkurang drastis, kualitas visualnya sering kali tetap terjaga. Anda tetap bisa mendapatkan gambar yang jernih dan tajam saat di-zoom [03:24]. Lakukan Kompresi Berulang (Opsional): Jika ukuran masih dirasa besar, Anda bisa mencoba mengompresnya kembali. Namun, perlu diingat bahwa penurunan ukuran pada kompresi kedua biasanya tidak akan sedrastis yang pertama [04:48]. Berapa Ukuran Ideal Gambar untuk Website? Banyak ahli SEO dan Google menyarankan agar ukuran gambar berada di bawah 200 KB [05:46]. Namun, Anda tidak harus terpaku secara kaku pada angka tersebut. Tips Praktis: Selama hasil kompresi tidak membuat gambar terlihat pecah-pecah (pixelated), Anda bisa terus mengompresnya [06:03]. Jika sudah mencapai titik di mana kualitas mulai menurun drastis, berhentilah di ukuran tersebut. Jangan memaksakan ukuran kecil jika harus mengorbankan estetika website Anda [06:30]. Kesimpulan Optimasi gambar adalah langkah sederhana namun krusial dalam SEO teknis. Dengan mengecilkan ukuran file gambar, website Anda akan menjadi lebih ringan, akses pengunjung menjadi lebih cepat, dan peringkat Anda di mesin pencari berpotensi meningkat. Segera cek website Anda, unduh gambar-gambar yang terlalu besar, kompres, dan upload kembali untuk performa yang lebih maksimal! [06:57]](https://it.telkomuniversity.ac.id/wp-content/uploads/2025/12/Screenshot_52-255x255.png)