BANDUNG, Telkom University – Tim Konten Direktorat Pusat Teknologi Informasi (PuTi) Telkom University mengikuti webinar “Diib Overview” pada Rabu (29/12). Diib merupakan salah satu SEO tools dalam riset keyword, analisa SEO dan backlink yang banyak dgunakan. Diib juga merupakan platform manajemen data yang menyediakan analitik prediktif dan dapat digunakan untuk menganalisis Kesehatan situs web serta meningkatkan pendapatan. Serta fitur lain seperti SEO Dashboard, Answer Engine, Website Analytics, Tracker and an extensive library. Berikut akan dibahas beberapa fitur yang ada pada Tools Diib:

1. Diib Dashboard

Diib Dashboard memberikan semua rincian tentang Kesehatan Situs Web (Website Health), Skor Kesehatan Harian (Daily Health Score), Peluang Pertumbuhan Tahunan (Annual Growth Opportunities), Peringkat Situs Web (website rank), Tujuan, Peringatan (Alerts), dan laporan pengunjung / analitik (visitors/ analytics reports).
Dimana Website Health menunjukan beberapa informasi sebagai berikut :
- Mobile Speed : Traffic ke website banyak didatangkan dari Mobile Device, maka dari itu Mobile Speed suatu website perlu diperhatikan dan terus dilakukan Optimasi.
- Domain Authority : Domain Authority adalah skor yang menunjukkan seberapa baik peringkat website yang dinilai melalui alamat domain yang digunakan. Skor Otoritas Domain dihitung dari 1 hingga 100. Skor yang lebih tinggi dianggap lebih berpotensi mendapat peringkat lebih baik.
- Sitemap : Sitemap adalah file yang berisi daftar semua halaman penting dari sebuah website. Alasan menyimpan semuanya dalam satu file “XML Sitemap” adalah karena ini membantu crawler menemukan semua halaman di satu tempat, dibandingkan menemukannya melalui link internal. Sitemap memiliki peran penting dalam SEO.
- Keywords : menunjukan hasil analisis dari suatu keywords
- Backlinks : menunjukan hasil analisis dari suatu backlinks
- SSL Certificate : teknologi keamanan standar, bila suatu website menggunakan SSL ini maka dianggap suatu website memiiki keamanan yang lebih baik
- Blacklists : memberikan nformasi mengenaia ada atau tidak nya “daftar hitam email,” daftar blokir email adalah daftar email, domain, atau alamat IP yang diblokir yang diduga mengirim spam atau konten berbahaya.
Selain itu di bagian
- Data channel : Anda juga bisa menghubungkan website Anda dengan Google Analytics yang terhubung dengan bagian Social Analytics
- Core Vitals : Berhubungan dengan health dan speed suatu situs. Anda juga dapat melakukan Core Vitalts test yang nantinya akan menunjukkan informasi poor categories di website Anda
2. Objective dan Alerts

Diib menghasilkan list dari alert dan objective. Ini juga menunjukkan percentage of visitors with different devices / platforms, returning visitors, improvement
Dengan mengklik Objective dan Alert ini Anda akan mendapatkan penjelasan, prosedur, dan tips yang tepat untuk menyelesaikan daftar list issue yang ada pada Alert dan Objective.
Namun pada bagian Alerts ini hanya menunjukan issue issue apa saja yang ada pada website Anda tidak menjelaskan secara keseluruhan mengenai bagaimana cara menangani issue issue tersebut
Sedang pada bagian Objective berisi list dan informasi yang dapat Anda gunakan untuk mengimprove website mulai dari performance dan SEO Optimization. Bila anda ingin mengetahui cara untuk mengimprove list yang ada di bagian Objective Anda harus memiliki akun Diib Pro
3. My Keywords

Berisi informasi mengenai :
- Website Authority : Memprediksi seberapa besar kemungkinan sebuah situs web memberi peringkat untuk kata kunci di mesin pencari. Skor otoritas situs web berkisar antara 0 hingga 100, semakin besar angka nya maka akan semakin kuat
- Organic Search Traffic : Perkiraan mengenai berapa kali orang mencari suatu kata kunci di Google selama 30 hari terakhir.
- Total Number of Keywords : Ini adalah jumlah total kata kunci yang peringkat situs web di 100 teratas dalam hasil pencarian Google.
- List Keyword
- Google ranking : Posisi atau rank di mesin pencari Google. Contoh 5 berarti peringkat situs web Anda berada di peringkat kelima dalam pencarian Google.
- Traffic : Total traffic dari suatu kaca kunci tertentu
- Mouthly Volume : Perkiraan mengenai berapa kali orang mencari kata kunci di Google selama 30 hari terakhir.
- Ranking Difficult : Keywords Difficulty yaitu tingkat kesulitan dari suatu keywords (atau “persaingan”). Semakin besar angkanya, semakin sulit kata kunci tersebut untuk meraih posisi pertama hasil pencarian.
Baca Juga : MOZ Pro Walkthrough Overview
4. My backlink

Berisi informasi mengenai
- Total Number of Backlinks : Jumlah suatu backlink dari suatu situs web
- Referring domains : jumlah total situs web yang terhubung ke situs web Anda
- Link : Followed Links (Links yang tidak memiliki nofollow tag), link jenis ini akan di crawled oleh search engines. Nofollow Links Links yang menginstruksikan crawalers untuk tidak mengikuti/follow suatu halaman atau link tertentu.
- Backlink : Berisi list dari suatu backlink yang mengarah ke situs web Anda
- Anchor Text : Teks tautan, label tautan, atau teks tautan adalah teks yang terlihat dan dapat diklik dalam hyperlink HTML
- Spammy backlink : list backlink yang bersifat spam
5. My Competitor

Tools yang berfungsi untuk menganalisis suatu stus web dengan beberapa competitor kita mulai dari keywords (Google rank, traffic, monthly volume, ranking difficult) total keywords, backlink (website authority, anchor text, target URL) , total backlink, follow/no follow ratio
6. Social Analytics

Berfungsi untuk menganalisis Reach dan Engagement dari situs social media, mulai dari post performance, Performance By Post Type, Best Time to Post, Demography of Your Fans, net likes, total reach
7. All website

Menampilkan list semua website yang kita Kelola beserta informasi mengenai total health score, visits, previous periods
8. Services
Berisi Langkah Langkah dan informasi mengenai cacra meningkatkan SEO Growth
Seperti Saving Authority Boost (Improve DA) , Saving Content Blast Improve Keywords Rank)
Sesi QnA
1. Apa yang dimaksud dengan keterangan “Hardest” pada Keywords Rangking Difficulty?
Keywords Difficulty yaitu tingkat kesulitan dari suatu keywords (atau “persaingan”). Keyword difficulty menunjukkan tingkat kesulitan sebuah kata kunci untuk berada di halaman pertama hasil pencarian. Keywords yang dapat memberikan dampak baik ke website yaitu
- Keywords dengan volume tinggi (high search volume)
- Tingkat kesulitan, semakin sulit “Hardest” suatu keywords, maka akan semakin sulit keywords tersebut untuk meraih posisi pertama di hasil pencarian.
2. Apakah Dofollow dan Nofollow Ratio memberika effect terhadap ranking suatu website?
Backlink adalah salah satu faktor penting dalam SEO. Pada dasarnya backlink adalah tautan pada sebuah halaman web yang mengarah ke situs lain.
Backlink juga mempunyai banyak jenis, berikut adalah beberapa jenis yang mungkin bermanfaat bagi situs Anda:
- Guest post backlink — terjadi saat Anda menulis guest post untuk situs web lain. Ini memungkinkan Anda untuk membangun kredibilitas dan kepercayaan website Anda.
- Do-follow backlink — backlink dofollow memberitahu mesin pencari untuk memperhatikan backlink ke score SEOnya.
- No-follow backlink — nofollow backlink memberitahu mesin pencari untuk mengabaikan backlink tersebut dan tidak menghitungnya ke score SEO.
Backlink yang menuju homepage sangat diperlukan untuk membantu meningkatkan traffic ke website Anda, namun bila SEO Homepage Anda sudah sudah bagus diSERP dan terindex lama, carilah backlink yang mengarah ke bagian artikel yang Anda buat bisa dengan cara share artikel anda ke media sosial dll.
3. Bagaimana Cara menghapus Spammy Backlink Menggunakan Tools Diib?
Bila anda adalah pengguna Diib Pro Anda bila melihatnya paga bagian Objective. Atau bisa juga dengan melakukan Disavow Backlink menggunakan Google Search Console
4. Bagaimana cara mengatasi issue yang ada pada Menu “Alerts” ?
Alerts pada Diib hanya menunjukan informasi mengenai issue yang ada dalam suatu website. Bila Anda sudah mengikuti cara yang ada pada bagian Objective dan sudah selesai melakukan perbaikan dari issue di bagian Alerts ini maka terkadang keterangan Alerts ini tetap masi ada
Demikian informasi mengenai Tools yang ada di Diib. Semoga Bermanfaat. Kunjungi Website Resmi Telkom University untuk informasi lainnya.








![Apakah Anda merasa website atau blog Anda terasa lambat saat diakses? Salah satu penyebab utama kecepatan loading website yang rendah adalah ukuran file gambar yang terlalu besar. Banyak pemilik website menginginkan visual yang tajam dan jernih, namun sering kali melupakan dampak negatif dari file gambar berukuran megabyte (MB) terhadap performa situs. Dalam artikel ini, kita akan membahas mengapa optimasi gambar itu penting dan bagaimana cara mengompres ukuran gambar tanpa mengurangi kualitasnya secara signifikan. Mengapa Ukuran Gambar Sangat Penting bagi Website? Bayangkan browser Anda adalah seorang pelanggan di sebuah kafe. Jika Anda memesan segelas air mineral (gambar ukuran kecil), pelayan akan membawakannya dengan cepat [01:08]. Namun, jika Anda memesan satu galon air (gambar ukuran besar), pelayan akan membutuhkan waktu lebih lama untuk mengantarkannya ke meja Anda [01:27]. Analogi ini menjelaskan bahwa semakin besar ukuran file gambar, semakin berat beban browser untuk memuat halaman website Anda. Hal ini dapat menyebabkan pengunjung meninggalkan situs Anda karena tidak sabar menunggu. Tutorial Cara Kompres Gambar secara Online Anda tidak memerlukan software desain yang rumit untuk mengecilkan ukuran gambar. Anda bisa menggunakan berbagai tools gratis yang tersedia di internet. Berikut langkah-langkahnya: Cari Alat Kompresi di Google: Masukkan kata kunci seperti "image compress" di mesin pencari [01:47]. Anda akan menemukan banyak pilihan situs web yang bisa mengompres format JPG, PNG, hingga SVG. Upload Gambar: Pilih gambar yang ingin dikompres. Sebagai contoh, sebuah gambar berukuran 2,33 MB dapat dikompres secara signifikan [02:18]. Proses Kompresi: Setelah diunggah, alat tersebut akan bekerja otomatis. Dalam simulasi video, gambar 2 MB berhasil menyusut hingga 720 KB saja [02:51]. Cek Kualitas Gambar: Meskipun ukurannya berkurang drastis, kualitas visualnya sering kali tetap terjaga. Anda tetap bisa mendapatkan gambar yang jernih dan tajam saat di-zoom [03:24]. Lakukan Kompresi Berulang (Opsional): Jika ukuran masih dirasa besar, Anda bisa mencoba mengompresnya kembali. Namun, perlu diingat bahwa penurunan ukuran pada kompresi kedua biasanya tidak akan sedrastis yang pertama [04:48]. Berapa Ukuran Ideal Gambar untuk Website? Banyak ahli SEO dan Google menyarankan agar ukuran gambar berada di bawah 200 KB [05:46]. Namun, Anda tidak harus terpaku secara kaku pada angka tersebut. Tips Praktis: Selama hasil kompresi tidak membuat gambar terlihat pecah-pecah (pixelated), Anda bisa terus mengompresnya [06:03]. Jika sudah mencapai titik di mana kualitas mulai menurun drastis, berhentilah di ukuran tersebut. Jangan memaksakan ukuran kecil jika harus mengorbankan estetika website Anda [06:30]. Kesimpulan Optimasi gambar adalah langkah sederhana namun krusial dalam SEO teknis. Dengan mengecilkan ukuran file gambar, website Anda akan menjadi lebih ringan, akses pengunjung menjadi lebih cepat, dan peringkat Anda di mesin pencari berpotensi meningkat. Segera cek website Anda, unduh gambar-gambar yang terlalu besar, kompres, dan upload kembali untuk performa yang lebih maksimal! [06:57]](https://it.telkomuniversity.ac.id/wp-content/uploads/2025/12/Screenshot_52-255x255.png)
Trims infonya min bermanfaat untuk diujicoba.
Semoga bermanfaat